Blitar (beritajatim.com) – DPD Partai Golkar Kabupaten Blitar resmi merombak struktur kepengurusan melalui Musyawarah Cabang (Muscab) guna memenangkan persaingan politik pada Pemilu 2029 mendatang. Langkah reorganisasi ini diambil sebagai strategi matang untuk merekrut kader dari kalangan usia produktif yang memiliki visi lebih segar.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blitar, Anik Wahjuningsih, mengonfirmasi bahwa perombakan ini bertujuan mencetak pengurus baru yang mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. Pihaknya sengaja mencari sosok-sosok muda untuk memperkuat mesin partai di tingkat akar rumput.
“Kita memang berusaha mencetak pengurus baru. Kita cari yang masih fresh, usianya masih usia produktif sehingga ke depan kita bisa menambah kursi,” tegas Anik dalam pernyataannya, Senin (9/2/2026).
Perubahan struktur ini dipandang sebagai kebutuhan mendesak untuk membongkar stigma lama yang melekat pada partai berlambang pohon beringin tersebut. Golkar Blitar kini berfokus agar dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari generasi milenial hingga Gen Z.
“Memang dulu Partai Golkar terkenal partainya orang tua. Nah, kita merubah paradigma itu sehingga partai kita bisa diterima di kalangan muda hingga setengah tua. Oleh sebab itu, jajaran pengurus harus kita ubah,” imbuhnya.
Partai menyadari bahwa gaya lama tidak lagi efektif untuk menjangkau pemilih yang memiliki selera politik kian dinamis. Rebranding melalui wajah-wajah baru di jajaran pengurus diharapkan menjadi solusi konkret agar Golkar lebih adaptif dan kompetitif.
Transformasi Paradigma dan Target Politik
Hasil Pemilu 2024 yang hanya menempatkan lima kursi di DPRD Kabupaten Blitar kini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi internal partai. Anik optimistis bahwa formasi pengurus yang lebih energik akan mampu meningkatkan perolehan suara secara signifikan pada kontestasi berikutnya.
Persiapan yang dilakukan jauh hari ini menunjukkan keseriusan Golkar Blitar dalam memperbaiki performa politiknya di wilayah Jawa Timur. “Harapannya tentu kursi DPRD dari Golkar meningkat,” pungkas Anik mengakhiri keterangannya. [owi/beq]






