Jombang (beritajatim.com) – Sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM), Akademi Buah Nusantara (ABN) Jombang turut berpartisipasi dalam PEACE Vaganza (Postgraduate School Education Expo and Leader Talk) yang diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (SPS Unair).
Kegiatan ini berlangsung di Hall Majapahit, ASEEC Tower Kampus Dharmawangsa-B, Surabaya, pada Rabu (4/2/2026). Kehadiran ABN dalam ajang tersebut menegaskan komitmen mereka untuk mendukung pengembangan pendidikan vokasi berbasis potensi daerah, khususnya dalam sektor perkebunan buah.
Ketua Dewan Pembina Akademi Buah Nusantara, Yusron Aminulloh, dalam kesempatan itu menyampaikan pentingnya peran pendidikan vokasi dalam memperkuat sumber daya manusia di sektor pertanian.
“Selama ini, kita melihat potensi buah di berbagai daerah sangat besar, tetapi menghadapi persoalan klasik, yakni keterbatasan SDM yang benar-benar memiliki keahlian teknis dan pemahaman menyeluruh tentang budidaya, pascapanen, hingga pengelolaan usaha buah,” ujar Yusron.
Melalui pernyataan tersebut, Yusron menekankan bahwa potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam bidang perkebunan buah belum sepenuhnya didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya.
Dengan demikian, tantangan yang dihadapi adalah kurangnya tenaga ahli buah yang memiliki keahlian teknis, serta pemahaman yang mendalam mengenai seluruh aspek mulai dari budidaya hingga pengelolaan usaha buah. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi ABN dan lembaga terkait untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna memaksimalkan potensi tersebut.
PEACE Vaganza diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih konkret antara ABN dengan pemerintah daerah serta institusi pendidikan tinggi. Yusron Aminulloh juga menilai forum ini sebagai kesempatan strategis untuk membangun jejaring kolaborasi yang dapat menghubungkan kebutuhan daerah dengan pengembangan pendidikan vokasi berbasis praktik dan riset.
“Melalui kolaborasi lintas sektor, ABN siap bekerja sama dengan berbagai daerah untuk menyiapkan tenaga ahli buah yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan berorientasi pada keberlanjutan,” tambahnya.
Selain itu, momentum PEACE Vaganza juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Sekolah Pascasarjana Unair dan Akademi Buah Nusantara. Kerja sama ini mencakup pengembangan riset bersama, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat dalam sektor pertanian dan hortikultura.
Sinergi yang terjalin diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi dan pendidikan vokasi sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah dan nasional, khususnya dalam menghadapi tantangan di sektor pertanian. [suf]






