Banyuwangi (beritajatim.com) – Satu jenazah diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya kembali ditemukan di perairan Selat Bali, Rabu (4/2/2026).
Jenazah ditemukan di pesisir pantai wilayah Sumur Kembar, kawasan TNBB Gilimanuk, Bali dalam kondisi tak utuh.
Temuan tersebut merupakan jenazah ketiga yang ditemukan selama proses pengangkatan bangkai kapal berlangsung.
Kasatpolairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchamad Wahyudi menjelaskan, jenazah tersebut ditemukan tergeletak di bibir pantai.
Jenazah pertama kali ditemukan oleh warga setempat, yakni Rahmawati pada pukul 07.30 WIB.
Selanjutnya, Rahmawati melaporkan temuan tersebut kepada Babinkamtibmas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Bali.
Setelah dipastikan benar, jenazah kemudian dievakuasi oleh tim gabungan dari Bali untuk kemudian dibawa ke rumah sakit.
“Kami masih menunggu informasi lanjutan dari RSUD Negara karena jenazah ditangani di sana,” ujar Wahyudi.
Selama proses pengangkatan bangkai kapal berlangsung, hingga saat ini terhitung telah ditemukan 3 jenazah.
Sebelumnya, dua jenazah ditemukan di perairan Selat Bali saat saat pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya, Senin (1/2/2026).
Jenazah pertama diduga I Wayan Teja Setiawan alias Wawan. Identitas itu diketahui sebab jenazah masih mengenakan celana yang lengkap dengan dompet serta ponsel.
Sedangkan, jenazah kedua hingga kini masih belum tidak diketahui identitasnya.
Wahyudi mengakui, saat proses pengangkatan kapal berlangsung, memungkinkan jenazah-jenazah lain ikut terangkat. Untuk itu, Satpolairud memperluas area patroli agar kemunculan jenazah bisa cepat diketahui.
“Kami meningkatkan mobilitas dan mengedepankan rasa kemanusiaan. Langkah yang kami lakukan adalah stand by di beberapa titik. Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak, melakukan pengamatan langsung, dan seluruh kebutuhan untuk evakuasi jenazah sudah kami siapkan,” pungkasnya. [alr/aje]






