Mojokerto (beritajatim.com) — Cuaca ekstrem disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (31/1/2026) sore. Akibatnya, beberapa pohon tumbang di Kecamatan Pungging dan Mojosari. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, kejadian tersebar di empat titik, yakni Desa Jabontegal dan Desa Balongmasin di Kecamatan Pungging, serta Jalan Pahlawan, Kecamatan Mojosari, dan Jalan Raya Pemuda, Kecamatan Pungging.
Di Desa Jabontegal, angin kencang menyebabkan tiga pohon tumbang, masing-masing pohon nangka dan randu berdiameter sekitar 30 sentimeter, serta pohon trembesi berdiameter sekitar 50 sentimeter yang sempat menimpa pagar SDN Jabon. Proses evakuasi selesai dilakukan sekitar pukul 20.20 WIB.
Sementara di Desa Balongmasin, pohon mangga berdiameter sekitar 40 sentimeter, pohon jati 20 sentimeter, dan pohon beringin berdiameter sekitar 200 sentimeter turut tumbang. Seluruh material pohon berhasil dievakuasi petugas pada pukul 21.00 WIB.
Di wilayah Jalan Pahlawan, Kecamatan Mojosari, serta Jalan Raya Pemuda, Kecamatan Pungging, masing-masing satu pohon kesono berdiameter sekitar 40 sentimeter tumbang dan sempat mengganggu arus lalu lintas. Namun, setelah penanganan, jalur kembali normal sekitar pukul 20.50 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, mengatakan seluruh titik terdampak telah ditangani gabungan petugas. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tim BPBD bersama FPRB, TNI/Polri, DPRKP2, dan dibantu masyarakat langsung melakukan penanganan,” ungkapnya.
Petugas gabungan mengevakuasi pohon tumbang di seluruh lokasi. Pihaknya menambahkan, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama saat hujan deras disertai angin kencang, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar saat cuaca buruk. [tin/kun]






