Sampang (beritajatim.com) – Sejumlah petani padi di Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, terancam mengalami kerugian pada musim tanam kali ini.
Pasalnya, tanaman padi yang belum memasuki masa panen justru menunjukkan gejala menguning dan mengering.
Salah satu petani setempat, Salamah, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut diduga kuat dipicu oleh faktor cuaca yang tidak menentu. Ia menyebutkan, dalam beberapa hari terakhir hujan jarang turun, namun sering disertai petir pada malam hari.
“Hujan mulai jarang, tapi sering ada petir di tengah malam. Kata orang-orang dulu, kondisi seperti itu memang bisa menyebabkan tanaman padi menjadi kering,” ujar Salamah, Jumat (30/1/2026).
Menurutnya, perubahan cuaca tersebut sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman padi, terutama bagi tanaman yang sudah mulai berbuah. Jika tidak segera ditangani, kondisi itu dikhawatirkan dapat menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen.
“Sebagian padi sudah mulai berisi. Kalau dibiarkan, tentu bisa merusak tanaman. Tapi saya tetap berdoa semoga hasil panennya nanti bisa maksimal,” harapnya.
Salamah juga mengaku telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk musim tanam tahun ini. Biaya tersebut mencakup pembelian bibit, ongkos tenaga kerja untuk membersihkan gulma, pupuk, hingga kebutuhan perawatan lainnya.
Sementara itu, Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kedungdung membenarkan adanya laporan terkait tanaman padi yang menguning sebelum masa panen. Kepala BPP Kedungdung, Seto, menjelaskan bahwa gejala tersebut umumnya disebabkan oleh serangan bakteri atau jamur yang mengganggu pertumbuhan tanaman.
“Sebetulnya kondisi seperti itu bisa diatasi dengan penyemprotan obat-obatan agar tidak menular ke tanaman lain. Kemungkinan pemilik lahan tidak melakukan pengobatan sehingga penyakitnya menyebar,” jelas Seto.
Ia pun mengimbau para petani agar lebih intensif melakukan pemantauan tanaman serta segera berkonsultasi dengan penyuluh pertanian jika menemukan gejala serupa, guna mencegah kerugian yang lebih besar. [sar/ted]






