Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro segera membuka seleksi terbuka atau lelang jabatan untuk mengisi lima posisi strategis yang hingga kini masih kosong. Langkah ini diambil guna memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Bumi Angling Dharma tetap berjalan optimal.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Aparatur BKPP Bojonegoro, Danear Surya Adi Permana, mengonfirmasi rencana pengisian jabatan tersebut secara resmi. Kelima posisi yang belum memiliki pejabat definitif meliputi Kepala Brida, BPBD, Satpol PP, Inspektorat, serta Sekretaris DPRD (Sekwan).
“Pengisian akan dilakukan melalui lelang terbuka sesuai ketentuan,” tegas Danear saat memberikan keterangan pada Kamis (29/01/2026). Ia menambahkan bahwa mekanisme ini bertujuan agar kekosongan pimpinan tidak berlangsung lama demi pelayanan masyarakat yang maksimal.
Untuk sementara waktu, jabatan-jabatan kosong tersebut akan terus diisi oleh pejabat sementara agar fungsi administratif tetap berjalan. BKPP saat ini tengah mematangkan proses administrasi seleksi sesuai dengan regulasi kepegawaian yang berlaku secara nasional.
Rencana lelang ini mencuat tepat sehari setelah Bupati Bojonegoro Setyo Wahono melantik 201 pejabat struktural dan fungsional pada Rabu (28/1/2026). Prosesi pelantikan massal tersebut berlangsung unik di kawasan wisata Geopark Kayangan Api, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem.
Pejabat yang dilantik terdiri dari unsur Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, hingga pejabat fungsional tertentu di lingkungan Pemkab Bojonegoro. Pelantikan di lokasi ikonik tersebut membawa makna simbolis tentang semangat pengabdian yang tidak boleh padam layaknya api abadi.
Bupati Setyo Wahono menjelaskan bahwa Kayangan Api merupakan simbol kehidupan dan penerang bagi masyarakat jika dikelola dengan bijak. Ia berharap para aparatur yang baru dilantik mampu menjaga integritas serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Acara sakral tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, hingga Ketua DPRD Bojonegoro. Lokasi Geopark Kayangan Api sendiri saat ini terus didorong pemerintah daerah agar segera masuk dalam jaringan UNESCO Global Geopark.
Para pejabat yang baru saja mengambil sumpah jabatan diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru secara profesional. Evaluasi rutin akan terus dilakukan oleh Bupati guna memastikan setiap perangkat daerah mencapai target kinerja yang telah ditetapkan. [lus/beq]






