Malang(beritajatim.com) – Stadion Gajayana, Kota Malang bakal menjadi tuan rumah pelaksanaan Mujahadah Kubro dalam rangka Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) pada Minggu, (8/1/2026).
Diperkirakan 100 ribu lebih jamaah dari berbagai daerah akan datang memadati stadion tertua di Indonesia itu.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menuturkan bahwa mereka telah menyiapkan kantong parkir bagi para jemaah. Mereka memprediksi bakal ada seribu lebih kendaraan yang datang ke Kota Malang dalam Mujahadah Kubro ini.
“Kemarin sudah kita survei bersama-sama, dengan Polresta Malang Kota dan dari Polda. Rencana titik-titik drop zone, titik parikir ini masih kita survei. Untuk parkir, kami siapkan di Rampal, lalu aset-aset pemerintah daerah,” kata Widjaja, Senin, (26/1/2026).
Widjaja mengatakan, diprediksi para jamaah akan datang menggunakan bus dan sebagian kendaraam pribadi. Jalan-jalan disekitar Stadion Gajayana seperti Jalan Semeru, Jalan Bromo dan kawasan Jalan Ijen akan dioptimalkan menjadi kantong parkir.
“Antusias jamaah diprediksi cukup besar. Untuk itu kami mengoptimalkan lokasi-lokasi yang dimungkinkan bisa digunakan sebagai drop zone, tempat parkir, dan tadi juga ada sebagai maktabnya, sebagai tempat-tempat istirahatnya para tamu,” ujar Widjaja.
Sementara terkait rekayasa lalu lintas dia akan menyesuaikan situasi di lapangan. Skema pengaturan lalu lintas masih bersifat dinamis dan akan terus disempurnakan hingga mendekati hari pelaksanaan.
“Penutupan jalan belum bisa kami pastikan. Sifatnya insidentil, dilihat dari kondisi apakah dibutuhkan pengalihan atau penutupan jalan. Kemarin baru kami lakukan kunjungan ke lokasi-lokasi yang memungkinkan menjadi parkir dan drop zone. Semua masih kami matangkan,” kata Widjaja. (luc/ted)






