Tuban (beritajatim.com) – Roviq Wahyudin resmi menahkodai Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Tuban setelah dilantik di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban, Senin (26/1/2026).
Usai dilantik, Roviq Wahyudin yang merupakan alumni IAINU Tuban menegaskan bahwa PMII di tingkat cabang harus mampu membaca perubahan zaman secara cermat serta meresponsnya melalui langkah-langkah yang adaptif dan progresif. Menurutnya, hal ini menjadi penting mengingat PMII Tuban memiliki sembilan komisariat dengan latar belakang basis keilmuan, kultur kampus, dan karakter kader yang beragam.
“PMII Tuban harus mampu membaca perubahan zaman secara tepat dan meresponsnya dengan langkah yang adaptif dan progresif,” ujarnya.
Roviq menambahkan, PMII sebagai organisasi kader yang berbasis intelektual dan kesadaran sosial tidak boleh terjebak pada romantisme diskursus sosial semata. Ia menilai penguatan kapasitas akademik kader secara profesional juga menjadi keharusan.
“Kader PMII harus fasih berbicara tentang filsafat, sosiologi, ekologi, maritim, hingga politik,” bebernya.

Namun demikian, ia menekankan tantangan ke depan juga menuntut kader PMII untuk menguasai bidang keilmuan fakultatif sesuai latar belakang akademik masing-masing. Keseimbangan antara keilmuan sosial dan kompetensi akademik inilah, menurutnya, yang akan membentuk kader PMII yang utuh dan relevan dengan perkembangan zaman.
Sementara itu, Ketua PKC PMII Jawa Timur, Ivan Akiedozawa, mengapresiasi komitmen PMII Tuban yang dinilainya sebagai modal sosial dan intelektual besar jika dikelola dengan pendekatan inklusif, adaptif, dan progresif.
“PMII harus mampu menyambungkan titik ke titik dari berbagai lini, mulai dari dunia akademik, pemerintahan, para pemangku kepentingan, hingga masyarakat luas. Di situlah peran strategis PMII sebagai jembatan gagasan dan gerakan,” kata Ivan.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tuban, Dr. Miyadi, S.Ag., M.M., yang juga merupakan kader PMII, turut menyampaikan optimismenya terhadap kepengurusan PC PMII Tuban yang baru dilantik. Ia berharap organisasi tersebut terus mengalami pertumbuhan, baik dari sisi jumlah komisariat maupun kader.
“Ketika saya berproses di PMII Cabang Tuban, komisariat hanya berjumlah tiga. Sekarang jumlah tersebut terus bertambah,” ungkap Miyadi.
Politikus PKB itu menambahkan, bertambahnya jumlah kader menjadi tantangan sekaligus peluang bagi PC PMII Tuban untuk menjawab dinamika dan tuntutan zaman melalui gerakan yang relevan.
“Kami berharap seluruh kader PMII Tuban terus bertumbuh dan mampu menjawab tuntutan perkembangan zaman,” pungkasnya. [dya/but]






