Surabaya (beritajatim.com) – Hotel Santika Pandegiling Surabaya menghadirkan opsi menu buka puasa baru selama Ramadhan 2026. Hotel ini menyajikan Tengkleng Soto Balungan sebagai menu signature iftar bertema ‘Serambi Ramadhan’.
Menu tersebut menggabungkan dua masakan Nusantara, yakni tengkleng dan soto Betawi. Sajian ini menggunakan balungan sapi sebagai bahan utama dan disiapkan untuk melengkapi pilihan berbuka puasa bagi tamu hotel dan masyarakat umum.
Chef Hotel Santika Pandegiling Ervin Triana menjelaskan, balungan yang digunakan berasal dari bagian sendi sapi. “Bagian sendi ini kandungan kolagennya paling tinggi. Dua pertiganya terdiri dari tulang dan daging,” ujarnya, Senin (26/1/2026).
Ia menyebutkan, cita rasa Tengkleng Soto Balungan cenderung gurih dan pedas dengan sentuhan asam. Aroma rempah dibuat lebih tajam untuk menetralisir rasa khas tulang sapi. “Ini kolaborasi antara soto Betawi dan tengkleng, dua-duanya kuat di rempah,” katanya.
Bumbu dasar menu ini terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, serta rempah seperti pekak, kapulaga, kayu manis, cengkeh, dan palah. Rempah tersebut ditumis menggunakan mentega untuk mengeluarkan rasa gurih sebelum dicampurkan ke dalam kuah.

Menurutnya, ide menu ini disiapkan khusus untuk Ramadhan. “Soto adalah menu andalan hotel kami. Saya padukan dengan sentuhan menu Arab untuk Ramadhan, jadilah Tengkleng Soto Balungan,” ucapnya.
Ia menambahkan, menu ini dirancang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. “Kalau dimakan saat buka puasa, rasanya merangsang untuk mengembalikan stamina setelah seharian berpuasa,” katanya.
Salah satu pengunjung hotel, Emma, mengaku baru pertama kali mencoba menu tersebut. “Rasanya gurih, ada asinnya, dan segar karena ada sayurannya,” ujarnya.
Emma menyebut tekstur daging balungan terasa lembut. “Saya sebenarnya tidak suka tengkleng, tapi yang ini enak,” katanya. [ipl/beq]






