Jakarta (beritajatim.com) – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan kedisiplinan para calon petugas haji Indonesia tahun 2026. Hal ini disampaikan dalam pidatonya di hadapan para peserta diklat yang telah memasuki minggu kedua masa pelatihan di barak.
Dahnil secara terbuka mengakui bahwa pada awal masa pendidikan dan pelatihan (diklat), ia sempat menaruh keraguan besar terhadap kemampuan dan komitmen para peserta. Ia merasa tidak yakin bahwa para calon petugas tersebut mampu memenuhi standar kedisiplinan dan kekompakan yang dibutuhkan untuk melayani jemaah haji.
“Saya menyampaikan, saya ragu dengan Saudara-saudara sekalian. Saya tidak percaya bahwasanya Saudara sekalian itu mampu menjadi petugas haji yang baik, petugas haji yang kompak, petugas haji yang penuh kedisiplinan,” ujar Dahnil mengenang pernyataannya di hari pertama diklat.
Namun, memasuki minggu kedua pelatihan, Dahnil menyatakan bahwa penilaian awalnya tersebut terbukti salah. Ia mengaku terpukau melihat transformasi mental dan fisik para peserta yang menunjukkan dedikasi tinggi. Ia menyebut perkembangan ini sebagai tanda lahirnya era baru penyelenggaraan haji di Indonesia.
“Hari ini, di minggu kedua, saya melihat bahwasanya apa yang saya sebut di hari pertama itu adalah salah,” tegasnya yang disambut riuh tepuk tangan peserta. “Hari ini saya melihat era baru penyelenggaraan haji Indonesia. Hari ini saya melihat era baru petugas haji Indonesia.”
Dahnil mengingatkan bahwa setelah keluar dari barak pada tanggal 30 Januari mendatang, para petugas masih memiliki waktu tiga bulan untuk terus memantapkan diri sebelum bertugas di Tanah Suci. Ia menekankan bahwa komitmen “siap” yang diteriakkan para petugas adalah sebuah hutang moral kepada Allah SWT, jemaah haji, dan negara yang harus ditunaikan dengan pelayanan terbaik.
Ia berharap semangat dan kebiasaan positif yang telah dibentuk selama di barak dapat terus dijaga guna mewujudkan transformasi haji Indonesia yang jauh lebih baik dan inklusif di tahun 2026. [ian/aje]






