Villarreal (beritajatim.com) – Michael Carrick bak jadi juru selamat Manchester United. Bagaimana tidak. Dari dua laga awal sebagai pelatih karteker United, dia berhasil sapu bersih. Hebatnya, dua kemenangan itu ditorehkan atas sesama big six. Setelah mengalahkan Manchester City 2-0, pada Senin dini hari (26/1/2026) giliran Arsenal yang jadi korban dengan skor 3-2.
United meraih tiga poin pada matchweek ke-23 Premier League yang dimainkan di Emirates Stadium itu dengan dramatis. Tertinggal lebih dulu oleh gol bunuh diri Lisandro Martinez (29′), United bangkit dengan dua gol sekaligus via Bryan Mbeumo (37′) dan Patrick Dorgu (50′).
Ketika unggul 2-1, Carrick menggantikan Mbeumo dengan Matheus Cunga. Inisiatif ini terbukti jitu. Setelah Arsenal menyamakan kedudukan melalui Mikel Merino (84′), Cunha jadi supersub dengan golnya tiga menit berselang. Ini jadi kemenangan tandang perdana United atas Arsenal di Premier League sejak 2017.
“Ini (kemenangan atas Arsenal, Red) momen krusial bagi kami. Mereka sangat termotivasi. Fantastis,” ujar Carrick dilansir beIN Sports.
Kemenangan atas Arsenal bisa dibilang seolah menang dari dua tim. Sebab, kini United merasakan posisi empat dengan 38 poin.
Pada matchweek ke-22, posisi 4 jadi milik Liverpool FC. Lantaran mereka dikalahkan Bournemouth, maka poin LFC tertahan di 36 dan mereka harus rela melorot ke posisi 6. Di posisi 5, ada Chelsea dengan 37 poin.
Finis di posisi 4 jadi misi utama United musim ini untuk bisa main di Liga Champions musim depan. Dan, seharusnya Setan Merah bisa melakukan itu lantaran mereka hanya tinggal fokus di Premier League di sisa musim ini.
“Kami merasa lebih bersatu dengan adanya dia (Carrick, Red). Carrick paham semua tentang klub ini dan dia ingin membuat kami juga merasakannya,” ucap Cunha kepada BBC. (dio)






