Pacitan (beritajatim.com) – Ratusan warga Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, dilaporkan mengalami diare massal sejak awal Januari 2026. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan, tercatat sebanyak 290 warga mengalami keluhan mual, sakit perut, hingga diare dalam kurun waktu 4 hingga 23 Januari 2026.
Kepala Dinkes Pacitan, Daru Mustikoaji, mengatakan angka tersebut diperoleh dari laporan surveilans Puskesmas yang bersumber dari wali murid melalui pihak sekolah dan diteruskan ke fasilitas kesehatan setempat.
“Sebanyak 290 kasus itu merupakan hasil pendataan petugas surveilans Puskesmas. Saat ini tim Dinkes sudah turun langsung ke lapangan untuk melakukan penyelidikan epidemiologi,” kata Daru, ditulis Minggu (25/1/2026).
Dalam proses penyelidikan, Dinkes Pacitan telah mengambil sejumlah sampel, termasuk sampel air, untuk memastikan penyebab kejadian tersebut. Sampel sebelumnya telah dikirim ke laboratorium di Surabaya untuk uji mikrobiologi, sementara sampel untuk pemeriksaan virus akan dikirim ke Biokes Lab Jakarta.
“Salah satunya kami mengambil sampel air untuk mengonfirmasi dugaan awal penyebab kejadian. Hasilnya masih menunggu pemeriksaan laboratorium,” tambahnya.
Sejumlah pasien sempat menjalani perawatan di Puskesmas Sudimoro dan Puskesmas Sukorejo. Namun, saat ini seluruh pasien rawat inap telah dipulangkan dan melanjutkan perawatan jalan di rumah masing-masing. [tri/suf]






