Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Ketua Umum Kamar Entrepreneur Indonesia (KEIND), Hendy Setiono, menekankan pentingnya kolaborasi bisnis strategis antar negara, setelah pulang dari forum Indonesia-South Korea Business Matching.
Sebagai salah satu pembicara dalam forum tersebut, Founder sekaligus CEO Kebab Turki Baba Rafi itu melihat adanya sinergi yang kuat antara Indonesia dan Korea Selatan, terutama dalam semangat menciptakan model bisnis berkelanjutan yang mampu menembus pasar global.
“Indonesia memiliki kekuatan pada kreativitas dan pasar domestik, sementara Korea Selatan unggul dalam teknologi dan efisiensi,” ujar Hendy, Jumat (23/1/2026).
Dari perbedaan kekuatan inilah dirinya optimistis bahwa forum Indonesia-South Korea Business Matching ini dapat menjadi wadah strategis bagi para pengusaha untuk memperkuat jejaring bisnis, sekaligus menjajaki kemitraan yang saling menguntungkan.
“Tentunya kolaborasi yang tepat dapat menciptakan pertumbuhan bisnis yang saling menguntungkan,” papar Hendy.
Meski peluang ini terbuka lebar, Hendy mengingatkan bahwa kolaborasi internasional menuntut kesiapan sistem, standar operasional yang matang, serta komitmen penuh terhadap kualitas.
Oleh karena itu, ia mendorong para entrepreneur nasional untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar siap menghadapi persaingan di level internasional.
“Entrepreneur Indonesia harus memiliki kesiapan dalam menghadapi kerja sama internasional,” katanya.
Ia berharap melalui forum ini, tercipta kemitraan jangka panjang yang mencakup investasi hingga perluasan jaringan bisnis Indonesia ke kancah global.
“Peran KEIND menjadi penting dalam memastikan kolaborasi tersebut berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dalam hal ini, peran KEIND menjadi sangat vital untuk memastikan setiap kolaborasi berjalan secara terstruktur. Partisipasi aktif Hendy Setiono pun menegaskan komitmen KEIND dalam memperkuat daya saing pengusaha lokal di tengah ekosistem bisnis regional maupun global. (rma/ted)






