Malang (beritajatim.com) – Politeknik Negeri Malang (Polinema) tengah menancapkan gas untuk akselerasi kualitas akademik dan integritas kelembagaan.
Direktur Polinema, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T., menegaskan kembali mandat utama bagi Senat Akademik Periode 2026-2030 yang baru saja resmi terbentuk.
Isu sentral yang menjadi sorotan manajemen puncak Polinema saat ini adalah percepatan pengukuhan Guru Besar serta penguatan budaya integritas akademik. Hal ini menyusul prosesi pengukuhan dan pelantikan yang telah dilaksanakan pada Selasa (20/1/2026) lalu di Ruang Rapat Pimpinan Gedung AA.
Dalam keterangannya, Direktur menekankan bahwa pergantian struktur senat bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi untuk mengejar target kinerja akademik. Hingga saat ini, Polinema tercatat memiliki total 15 Guru Besar, dengan pengukuhan terakhir dilakukan pada Juni 2025.
Angka ini ditargetkan meningkat signifikan di bawah pengawalan senat periode baru.
”Kami berharap Senat Akademik Periode 2026-2030 dapat langsung tancap gas. Kesiapan dan komitmen mereka sangat kami butuhkan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, terutama dalam penetapan kebijakan yang mendukung lahirnya guru besar baru,” ujar Supriatna, Kamis (22/1/2026).
Senada dengan Direktur, Ketua Senat Akademik Periode 2022-2026, Dr. Achmad Zaini, S.E., M.M., yang kini menyerahkan tongkat estafet, juga menyoroti peran vital senat baru. Dalam laporan kinerjanya, Zaini menyebutkan bahwa fokus percepatan guru besar dan penetapan kebijakan kelembagaan harus menjadi prioritas utama komposisi kepemimpinan baru ini.
Selain target akademis, isu integritas menjadi harga mati bagi institusi pendidikan vokasi ini. Hal ini dibuktikan dengan adanya pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh anggota senat baru.
Pada prosesi pelantikan Selasa lalu, perwakilan Anggota Senat Periode 2026-2030, Dr. Kurnia Ekasari Ak., M.M., CA., memimpin pembacaan pakta tersebut. Dokumen ini menjadi pengikat komitmen moral para senator kampus dalam menjalankan tugasnya.
”Besar harapan kami agar senat baru terus menjaga nilai-nilai integritas, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam menjalankan setiap tugas dan kewenangan,” tambah Direktur Polinema.
Selain fokus pada ranah strategis senat, Polinema juga melakukan penyegaran di lini operasional program studi. Direktur secara resmi telah melantik Helik Susilo, S.T., M.Eng. sebagai Koordinator Program Studi (KPS) D-III Teknologi Pertambangan (Pengganti Antar Waktu/PAW).
Langkah ini diambil untuk memastikan proses belajar mengajar di program studi terkait tetap berjalan optimal dan adaptif terhadap kebutuhan industri pertambangan.
Acara pengukuhan dan pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh seluruh elemen pimpinan kampus, mulai dari jajaran Wakil Direktur, Koordinator PSDKU, Sekretaris Jurusan, Kepala Pusat & UPA, hingga Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian.
Direktur juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Senat Akademik periode 2022-2026. Dedikasi, kerja keras, dan keputusan-keputusan strategis yang telah diambil selama empat tahun terakhir dinilai telah memberikan pondasi kuat bagi kemajuan Polinema hingga hari ini. (dan)






