Malang (beritajatim.com) – Terhitung sudah empat kali Politeknik Negeri Malang (Polinema) mengadakan job fair di tahun 2023. Terbaru pada Sabtu (9/12/2023), Polinema kembali mengadakan job fair bersama dengan talkshow. Serangkaian job fair ini untuk mencetak mahasiswa dan lulusan yang adaptif terhadap dunia usaha dan dunia industri.
Acara bertajuk campus-company fit and hiring program berlangsung graha polinema. Terdapat dua talkshow, pertama tentang membangun Karir dan technopreneur di perusahaan teknologi berskala global, kedua tentang strategi cerdas masuk dunia industri dan bisnis.
Direktur Polinema, Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT., menyampaikan bahwa mahasiswa tingkat akhir dan alumni harus mengadaptasikan segala hal yang diperoleh dari jenjang perkuliahan agar sesuai dengan tuntutan dunia kerja. Selama kuliah berbagai bentuk pembelajaran dan simulasi telah membiasakan diri untuk terlatih dan agar lebih mudah adaptif dengan lingkungan baru.
“Dalam aktivitas perkuliahan kami harap aktivitas ini menjadi salah satu penerapan, model bentuk simulasi untuk masuk dunia kerja dan usaha. Proses simulasi dan latihan yang selama ini dilakukan, hanya stimulus yang diharapkan dapat di kembangkan, diterpakan, dimanfaatkan alumni saat masuk dunia kerja,” ucap Supriatna kepada beritajatim.com.
BACA JUGA:
Suasana Menarik Wisuda Polinema ke-64, Jajaran Direktur Bernyanyi dalam Tiga Bahasa
Menurut Supriatna, institusi Polinema berkewajiban agar alumni dan mahasiswa tingkat akhir punya kesempatan lebih besar untuk berkarir. Terdapat tiga aktivitas yang dapat dilakukan setelah lulus, yaitu bekerja di dunia usaha dunia industri (dudi), berwirausaha, dan lanjut studi.
“Keberhasilan alumni dalam menjalani salah satu dari ketiganya tergantung dari proses yang dilakukan selama kuliah. Secara prinsip, ada hal yang perlu harus disiapkan agar punya karir bagus saat di dunia kerja. Hard skill harus diimbangi dengan soft skill. Dengan persiapan lebih baik, manfaatkan semua hal, ilmu , keterampilan, karakter, yang selama menjadi mahasiswa,” ujar Supriatna.

Di dalam pembelajaran Polinema, terdapat dua aspek yakni untuk membangun soft skill secara umum dan membangun soft skill bidang keahlian. Bidang umum dilakukan sejak awal mahasiswa, dengan program, LDK, wawasan kebangsaan, mata kuliah teori dan praktik, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
“Kompetisi teknis pun, juga diajarkan agar mahasiswa memenuhi standar sebagai pekerja di pabrik. Menjadi pekerja itu intinya tidak boleh keluar dari rencana di perusahaan,” ungkapnya menutup.
BACA JUGA:
Polinema Tuan Rumah Penyusunan Laporan Keuangan UAPPA/B Wilayah Jatim
Ketua pelaksana pelaksana Campus – Company Fit & Hiring program, Nain Dhaniarti Raharjo, SST., MT., menjelaskan bahwa tahun 2023 job fair keempat ini menjadi yang terakhir. Job fair satu, dua, dan empat dibuka khusus internal, jilid ketiga lalu buka untuk umum.
“Ternyata animo perusahaan lebih besar untuk yang alumni Polinema sendiri. Jilid 4 ini Kami bisa menghubungi perusahaan efektif hanya 5 hari, kami memilih prioritas. Perbedaannya, job fair keempat ini ada seminar karir untuk jurusan rekayasa dan tata niaga,” ujar Nain.
Narasumber talkshow kegiatan ini diambil dari mitra Polinema. Nain menjelaskan bahwa total peserta yang terdaftar dalam job fair sekitar 281 mahasiswa, untuk peserta talkshow sekitar 238 orang. [dan/beq]






