Surabaya (beritajatim.com) – Kabar baik bagi pengguna jasa transportasi kereta api. Jalur lintas utara yang sebelumnya lumpuh akibat banjir di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, kini sudah mulai dapat dilalui kembali. PT KAI Daop 8 Surabaya memastikan operasional kereta api (KA) berangsur normal mulai Selasa (20/1/2025), meski dengan pembatasan kecepatan di titik-titik tertentu.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyatakan bahwa pemeriksaan menyeluruh dan perbaikan intensif pada prasarana yang terdampak banjir telah rampung dilakukan. Prioritas utama saat ini adalah memulihkan jadwal perjalanan dengan tetap menjaga aspek keselamatan.
“Mulai hari ini perjalanan KA berangsur normal. Namun, karena masih dalam tahap pemulihan prasarana di wilayah Pekalongan, kereta yang melintas di titik tersebut masih dibatasi kecepatannya demi keamanan,” jelas Mahendro.
Meski jalur sudah terbuka, dampak domino dari keterlambatan rangkaian sebelumnya masih dirasakan. Tercatat satu keberangkatan dari wilayah Daop 8 Surabaya terpaksa dibatalkan hari ini, yaitu KA (7001A) Gajayana Tambahan relasi Malang – Gambir (keberangkatan pukul 18.25 WIB).
Selain pembatalan tersebut, hingga pukul 10.00 WIB pagi ini, masih terdapat tiga perjalanan KA menuju Daop 8 Surabaya yang mengalami keterlambatan dengan rata-rata waktu 52 menit, yakni dua KA tujuan Stasiun Surabaya Pasarturi dan satu KA tujuan Stasiun Malang.
Pihak KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat faktor alam ini. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan kompensasi penuh bagi calon penumpang yang terdampak.
“Pelanggan yang tiketnya dibatalkan dapat melakukan refund atau pengembalian biaya tiket sebesar 100 persen. Selain itu, pelanggan juga diberikan opsi untuk melakukan reschedule atau penjadwalan ulang perjalanan tanpa dikenakan biaya tambahan,” tambah Mahendro.
KAI terus melakukan pemantauan ketat di lapangan guna memastikan seluruh jadwal keberangkatan kembali tepat waktu seiring dengan stabilnya kondisi jalur di lintas utara.[rea]






