Gresik (beritajatim.com)- Haraku Ramen terus melakukan penetrasi pasar di daerah sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnisnya.
Daerah yang dibidik kali ini adalah Kota Gresik. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kuliner ramen, tidak hanya di kota besar tetapi juga di daerah.
Kota Gresik merupakan gerai yang keempat selain Surabaya. Dipilihnya kota ini karena secara ekonomi maupun life style lebih siap dibanding daerah lainnya.
Marketing Manager Haraku Ramen, I Dewa Gede Ari mengatakan, ekspansi ke daerah dinilai menjadi sinyal semakin ketatnya persaingan bisnis ramen di pasar lokal, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi kuliner di luar pusat kota.
“Kami melihat daerah sebagai pasar dengan potensi besar. Perubahan gaya hidup masyarakat, pertumbuhan kelas menengah, serta tingginya konsumsi makanan siap saji menjadi faktor pendorong utama,” katanya, Senin (19/1/2026).
Ia menambahkan, dengan menghadirkan konsep yang menyesuaikan karakter daerah, Haraku Ramen optimistis diterima oleh masyarakat Gresik. Penyesuaian harga, porsi, hingga varian menu dilakukan agar sesuai dengan daya beli masyarakat setempat.
“Salah satu penetrasi pasar di daerah, kami memperkuat branding ramen yang terjangkau namun berkualitas, sehingga mampu bersaing dengan pelaku usaha lokal,” imbuhnya.
Masuknya Haraku Ramen ke daerah turut memanaskan persaingan bisnis kuliner, khususnya di segmen ramen. Pelaku UMKM lokal dituntut untuk berinovasi agar tetap kompetitif di tengah hadirnya brand lainnya.
Meski demikian, persaingan ini dinilai sehat dan mampu mendorong peningkatan kualitas produk serta pelayanan. Konsumen pun diuntungkan dengan semakin banyaknya pilihan ramen di daerah.
Ovy (24) warga Gresik yang juga penggemar makanan ramen menuturkan, dirinya diuntungkan dengan banyaknya ramen di Kota Gresik. Namun, Haraku Ramen berbeda dengan lainnya.
“Yang satu ini rasanya lebih nikmat dan tidak membuat kantong bolong. Apalagi tempatnya berada di Icon Mall pusat kota,” pungkasnya. (dny/ted)






