Banyuwangi (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Situbondo–Banyuwangi, tepatnya di depan Lapangan Alasbuluh, Dusun Krajan II, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Selasa (13/1/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.
Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi H 3946 AJ dengan truk Fuso bernopol B 9600 XQ yang mengangkut mobil baru.
Akibat kecelakaan itu, seorang anak berusia tujuh tahun, Reynand Farrel Anindito, yang masih mengenakan seragam sekolah dasar, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara dua korban lainnya, yakni pengendara sepeda motor Indah Dwi Lestari (40) serta seorang anak bernama Nafasyah Alicia (6), mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Diketahui, pengendara dan penumpang sepeda motor Yamaha Mio tersebut berasal dari Semarang, Jawa Tengah.
Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai Indah Dwi Lestari melaju dari arah utara ke selatan. Saat itu, korban hendak mengantarkan dua anaknya ke sekolah.
Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut berusaha memotong jalan dari arah timur ke barat. Pada saat bersamaan, dari arah belakang melaju truk Fuso yang sedang mendahului sebuah truk diesel lain yang identitasnya hingga kini belum diketahui.
“Karena jarak sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari sehingga mengakibatkan kematian,” kata AKP Eko Darmawan.
Ia menambahkan, benturan keras menyebabkan sepeda motor terseret hingga mengakibatkan korban Reynand Farrel Anindito mengalami luka berat di bagian dada yang berujung pada kematian di lokasi kejadian.
“Sedangkan dua korban lainnya mengalami luka serius dan kini dirawat di RSUD Blambangan,” jelasnya.
Petugas Polsek Wongsorejo bersama Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Sopir truk Fuso diketahui bernama Budiono (50), warga Sidoarjo. Kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti untuk keperluan penyelidikan.
“Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara kecelakaan disebabkan faktor manusia, yakni kurang hati-hatinya para pengemudi,” tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp2,5 juta. Perkara kecelakaan ini selanjutnya dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polresta Banyuwangi untuk penanganan lebih lanjut. [alr/beq]






