Bojonegoro (beritajatim.com) – Seorang nenek bernama Sukan (64), petani asal Dusun Kandangrejo, Desa Cengkir, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di area persawahan miliknya, Senin (12/1/2026).
Peristiwa tersebut bermula ketika korban berangkat ke sawah untuk mengantarkan makanan kepada suaminya. Namun, tak lama berselang, korban ditemukan tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi tersebut.
Kapolsek Kepohbaru, Polres Bojonegoro, Iptu Supriyanto, menjelaskan bahwa suami korban, Karno, lebih dulu berangkat ke sawah sekitar pukul 05.40 WIB untuk membersihkan rumput. Sekitar pukul 07.30 WIB, korban menyusul ke sawah dengan membawa makanan.
“Setelah makan bersama, keduanya kembali melanjutkan aktivitas mencabuti rumput di sawah,” ujar Iptu Supriyanto.
Sekitar pukul 08.45 WIB, suami korban mendapati istrinya sudah tergeletak dan tidak sadarkan diri. Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk memindahkan korban ke tepi sawah. Namun, setelah diperiksa, korban diketahui telah meninggal dunia.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta identifikasi awal. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka.
“Berdasarkan keterangan keluarga, korban sering mengeluhkan sakit kepala dan sempat mengonsumsi obat pereda sakit kepala sebelum berangkat ke sawah,” jelas Kapolsek.
Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi. “Jenazah kemudian kami serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Iptu Supriyanto. [lus/suf]






