Gresik (beritajatim.com) – Perusahaan smelter single line terbesar di dunia. PT Freeport Indonesia (PTFI) punya cara tersendiri memberdayakan warga di sekitar operasional perusahaan. Lebih dari 700 warga dibekali keterampilan dan sertifikasi industri berstandar nasional melalui program Pelatihan Berbasis Kompetensi.
“Pelatihan ini merupakan langkah PTFI dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional. Tujuannya untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi agar siap bersaing di tengah pesatnya pertumbuhan industri,” ujar Vice President External Affairs Smelter PTFI Erika Silva, Selasa (6/1/2025).
Dengan sertifikasi, lanjut dia, menjadi modal penting agar masyarakat memiliki daya saing dan peluang lebih besar untuk masuk ke sektor industri. Saat ini PTFI membuka delapan jenis pelatihan yang sedang berjalan pada periode November 2025 hingga Januari 2026. Pelatihan melibatkan 160 peserta.
Jenis pelatihan tersebut mencakup listrik industri berbasis PLC, operator scaffolding, ahli K3 umum, rigger, teknisi K3 listrik, operator crane, operator CNC milling, hingga operator forklift.
“Seluruh program pelatihan disusun mengacu pada standar Kementerian Ketenagakerjaan RI, sebagai kelanjutan dari upaya pengembangan sumber daya manusia di Gresik,” ungkapnya.
Selain pelatihan teknis, peserta juga dibekali soft skill serta pemahaman keselamatan dan kesehatan kerja (K3) guna memenuhi kebutuhan dan standar industri yang semakin ketat.
Salah satu peserta, Taufik Rohman dari Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Gresik, menilai program ini memberikan manfaat nyata.
“Pelatihan ini menambah ilmu dan keterampilan kami. Dengan banyaknya industri di Gresik, program seperti ini sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa bersaing dan membantu mengurangi pengangguran,” imbuhnya.
Hal serupa disampaikan Hapsari, peserta pelatihan lainnya. Banyak ilmu yang di dapat. Apalagi perusahaan sekarang banyak yang mensyaratkan sertifikasi. Pelatihan ini sangat berguna karena memberikan pemahaman di bidang-bidang yang relevan dengan industri.
“Semoga bisa diterima di perusahaan yang sesuai dengan keahlian saya,” pungkasnya. [dny/but]






