Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mulai memimpin latihan bersama tim di Lapangan ABC, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Selasa (6/1/2025).
Latihan perdana tersebut diawali dengan sesi teori di ruang indoor stadion. Setelah itu, Tavares bersama para pemain beralih ke lapangan untuk menjalani latihan sekaligus menyapa awak media.
Dalam sesi awal kepemimpinannya, pelatih asal Portugal itu mengaku masih fokus melakukan analisis terhadap para pemain, baik dari sisi kondisi fisik maupun karakteristik individu.
“Saat ini target saya adalah mencoba menganalisis para pemain, melihat kondisi mereka, dan memahami karakteristik yang mereka miliki,” ujar Tavares.
Menurutnya, proses pengamatan tidak hanya dilakukan saat pertandingan, tetapi juga ketika sesi latihan dan di luar lapangan.
“Saya bisa melihat mereka saat bertanding, itu satu hal. Tapi melihat pemain secara langsung saat latihan dan perilaku mereka di ruang ganti adalah hal yang berbeda,” ungkap mantan pelatih PSM Makassar tersebut.
Tavares menegaskan bahwa pemahaman karakter pemain sangat penting karena sepak bola merupakan permainan kolektif, bukan individu.
“Hal seperti ini sangat penting. Memang kami meraih dua kemenangan terakhir, tetapi kami harus tetap rendah hati, karena sekarang akan menghadapi Malut United,” katanya.
Ia juga menyadari waktu persiapan yang sangat terbatas. Tavares hanya memiliki waktu sekitar tiga hari untuk mempersiapkan tim menghadapi Maluku United, yang selama ini menjadi lawan tangguh bagi Persebaya.
“Musim lalu kami kalah 2-0 di kandang dan bermain imbang 0-0 saat tandang di lapangan netral. Malut United adalah salah satu tim yang baru dua kali kalah musim ini, jadi kami harus tetap rendah hati dan bekerja keras untuk memberikan yang terbaik,” pungkasnya. (way/but)






