Sumenep (beritajatim.com) – Harga cabai di pasar tradisional Sumenep pekan ini merosot tajam. Harga cabai merah besar turun Rp5.000 per kg, sehingga menjadi Rp30.000. Sedangkan harga cabai rawit Rp60.000 per kg, juga turun Rp 5.000 dibanding pekan lalu.
“Harga komoditas cabai mulai turun karena sekarang ini sudah masuk masa panen. Jadi stok di pasar melimpah, sedangkan permintaan tetap. Kalau untuk natal dan baru di Sumenep relatif tidak ada pengaruh ke harga, selama stok aman,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil, Selasa (30/12/2025).
Komoditas yang juga mengalami penurunan harga adalah bawang merah. Pekan ini harga per kilogramnya Rp38.000, turun Rp6.000 dibanding pekan lalu. Sedangkan harga bawang putih stabil Rp31.000 per kg.
Sementara untuk telur dan daging ayam kampung, harganya stabil. Telur ayam broiler Rp30.000 per kg, dan telur ayam kampung Rp48.000 per kg. Sedangkan daging ayam broiler tetap Rp42.000 per kg, dan daging ayam kampung Rp80.000 per ekor. Untuk harga daging sapi juga tidak mengalami perubahan, tetap Rp135.000 per kg.
Sedangkan untuk harga beras juga relatif stabil, sama seperti pekan lalu. Harga beras kualitas premium tetap Rp14.600.per kg, dan beras kualitas medium Rp12.500 per kg. Sedangkan harga gula pasir juga stabil Rp17.000 per kg.
“Untuk Harga minyak goreng juga tidak mengalami perubahan. Minyak goreng curah tetap Rp19.000 per kg. Sedangkan Minyakita Rp16.000 per botol, dan minyak goreng premium kemasan 2 liter Rp39.000,” terang Idham.
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. [tem/suf]






