Gresik (beritajatim.com) – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik tidak hanya memadamkan api saat berkobar. Petugas yang identik dengan seragam biru tua ini juga menjalankan misi sosial kemanusiaan. Salah satunya turun ke selokan untuk mengambil ponsel milik warga yang terjatuh.
Kejadian itu bermula saat Akmal, warga Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, hendak menelepon saudaranya. Sewaktu hendak mengambil ponsel dari saku, ternyata ponsel tersebut tidak terpegang dengan baik lalu jatuh ke selokan.
Panik karena ponselnya jatuh ke selokan, Akmal tidak bisa berbuat banyak mengingat selokan tersebut tertutup rapat dengan beton cor. Tanpa berpikir panjang, dirinya menghubungi call center 112 untuk meminta tolong petugas Damkarla.
Beberapa menit kemudian, tujuh personel petugas Damkarla dari Pos Dukun Gresik datang ke lokasi. Dengan sigap, mereka langsung membongkar selokan demi mengambil ponsel tersebut.
“Selokannya cukup rapat, tapi kami tidak terkendala. Setelah berhasil dibuka, salah satu anggota merangkak untuk mengambil ponsel milik warga,” ujar Rizal Sulistyo Nugroho, petugas piket Damkarla Gresik, Selasa (23/12/2025).
Masih menurut Rizal, beruntung air di selokan yang dibongkar tidak tinggi sehingga petugas dengan mudah menggapainya meski harus merangkak. “Yang penting ponselnya bisa diselamatkan meski selokannya harus dibongkar,” paparnya.
Sementara itu, Akmal mengaku salut dengan dedikasi petugas Damkarla. Pasalnya, dalam waktu singkat petugas bergerak cepat (gercep) menindaklanjuti laporan warga. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada petugas Damkarla yang telah menyelamatkan ponsel kami yang tercebur di selokan,” pungkasnya. (dny/kun)






