Jakarta (beritajatim.com) – Marcos Reina bersiap menjalani laga debutnya sebagai pelatih Persik Kediri di kompetisi Super League 2025/2026.
Pelatih asal Spanyol itu akan memimpin Macan Putih dalam pertandingan tandang melawan Persita Tangerang pada pekan ke-15 di Stadion Indomilk Arena, Minggu (21/12/2025).
Menatap laga perdananya, Reina langsung menggeber persiapan tim. Ezra Walian dan rekan-rekan menjalani program latihan yang menitikberatkan pada peningkatan kondisi fisik sekaligus pematangan taktik. Menurut Reina, seluruh proses dilakukan secara bertahap agar tim mencapai kesiapan optimal.
“Kami sudah mulai masuk ke tahap persiapan menghadapi Persita. Semua harus melalui proses, jadi saya lakukan satu per satu sampai Persik berada dalam kondisi terbaik,” ujar Reina.
Sebagai nahkoda baru, Reina mengaku lebih banyak melakukan observasi melalui rekaman pertandingan. Analisis dilakukan tidak hanya terhadap permainan Persik Kediri, tetapi juga terhadap calon lawan.
“Kami menonton video pertandingan terakhir Persik. Kami perbaiki secara detail, melihat kelemahan dan kelebihan yang perlu ditingkatkan untuk menghadapi Persita,” katanya.
Reina menyadari waktu persiapan yang singkat membuat perubahan besar sulit dilakukan. Karena itu, ia memilih mengembangkan potensi yang sudah dimiliki tim ketimbang memaksakan konsep baru secara instan.
“Apa yang sudah ada akan kami kembangkan. Tidak mungkin membuat sesuatu yang sempurna hanya dalam lima hari. Kami akan terus bekerja pekan ini dan mencoba menampilkan permainan terbaik saat melawan Persita,” jelasnya.
Selain membenahi tim sendiri, Reina juga memberi perhatian khusus pada kekuatan Pendekar Cisadane. Selama sepekan terakhir, ia intens menganalisis permainan Persita yang kini dilatih kompatriotnya, Carlos Pena.
“Kami menyiapkan banyak variasi permainan dan cara menghadapi Persita. Kami mengamati bagaimana mereka bermain, siapa pemain kuncinya, lalu menyiapkan strategi terbaik untuk meredam kekuatan mereka sekaligus mencari celah dari hasil analisis kami,” tutur Reina.
Di sisi lain, Carlos Pena memastikan Persita Tangerang juga datang dengan persiapan matang. Pelatih asal Spanyol itu mengungkapkan telah menyiapkan beberapa opsi taktik untuk menjamu Persik Kediri di kandang sendiri.
Dikutip dari laman resmi klub, Pena menyebut pilihan strategi tersebut merupakan hasil evaluasi dari dua laga uji coba yang dijalani Persita selama jeda kompetisi.
“Kami memainkan dua laga uji coba melawan Persipura Jayapura dan Dewa United. Itu bukan pertandingan yang mudah karena kami memberikan menit bermain kepada semua pemain,” kata Pena.
Dalam uji coba tersebut, Persita juga mencoba pendekatan permainan yang berbeda sebagai bekal menghadapi laga resmi. Pena menilai respons pemain cukup positif.
“Kami menerapkan taktik yang berbeda dan bisa digunakan untuk laga selanjutnya melawan Persik. Tim menunjukkan komitmen yang baik dan kami akan sangat fokus menghadapi pertandingan kandang ini,” ujarnya.
Pena menambahkan, jeda kompetisi yang cukup panjang dimanfaatkan Persita untuk terus berkembang sebagai tim. Meski jeda panjang bisa berdampak pada ritme permainan, ia optimistis timnya mampu mengelola situasi tersebut.
“Ini jeda yang cukup panjang bagi semua tim, tetapi kami berusaha memanfaatkannya untuk berkembang. Kami selalu menganalisis aspek yang bisa ditingkatkan dari laga terakhir dan fokus pada hal itu. Saya pikir jeda kali ini kami manfaatkan dengan baik,” kata Pena.
Saat ini, Persita Tangerang menempati peringkat keenam klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 19 poin dari 13 pertandingan. Sementara Persik Kediri berada di posisi ke-12 dengan selisih empat poin dari calon lawannya tersebut. (faw/ted)






