Surabaya (beritajatim.com) – Manajemen Dyandra Convention Center (DCC) Surabaya menggelar acara Customer Gathering yang meriah dengan mengundang para pemangku kepentingan industri kreatif, mulai dari Event Organizer (EO), Wedding Organizer (WO), hingga mitra strategis lainnya. Agenda ini menjadi momentum bagi Dyandra untuk memperkenalkan fasilitas terbaru sekaligus memperkuat kolaborasi menyambut tahun 2026.
Para tamu undangan disuguhi berbagai jenis menu andalan DCC Surabaya, diantaranya makanan tradisional, Chinese food hingga westren.
General Manager Dyandra Convention Center Surabaya, Lusi Astuti, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan strategi perusahaan untuk tetap kompetitif di tengah lokasi strategis pusat kota yang dikelilingi oleh berbagai hotel berbahan kompetisi tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, DCC Surabaya memperkenalkan penambahan ruang pertemuan (breakout room) yang lebih fleksibel. Saat ini, DCC memiliki total hingga 8 breakout room yang terdiri dari Jendela Room 1 & 2, Medang Room 1 & 2, serta area utama yang dapat disekat menjadi empat bagian.
“Kami sekarang memiliki lebih banyak ruang kecil untuk memenuhi kebutuhan meeting yang kian meningkat. Kami juga melakukan relokasi kafe ke lantai bawah, tepat di samping Gramedia. Kafe ini akan beroperasi saat acara berlangsung untuk memudahkan klien dan tamu mendapatkan akses konsumsi tanpa harus keluar jauh dari area acara,” ujar Lusi Astuti.
Menatap tahun 2026, manajemen Dyandra menetapkan target pertumbuhan pendapatan sebesar 28 persen dibandingkan tahun ini. Meski kondisi ekonomi tahun depan diprediksi masih penuh tantangan, Lusi mengaku optimis karena jadwal pesanan (booking) sudah mulai terisi hingga bulan September dan Desember 2025.
Lusi memaparkan bahwa segmen pernikahan (wedding) masih menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan sebesar 35 persen. Posisi selanjutnya diikuti oleh acara wisuda, korporasi dan asosiasi, serta agenda pemerintahan (government).
“Okupansi untuk ruangan besar kami sangat stabil, bisa mencapai 8 bulan dalam setahun. Melalui gathering ini, kami ingin memperkenalkan bahwa ruangan kecil kami pun sangat mumpuni untuk berbagai kegiatan,” tambahnya.
Untuk menjaga standar layanan dan fasilitas, DCC Surabaya berencana melakukan penyesuaian harga paket berkisar antara 8 hingga 15 persen pada tahun depan. Lusi menegaskan bahwa Dyandra tetap pada model bisnis penyediaan gedung dan makanan (F&B), tanpa mengambil jatah pekerjaan dekorasi atau pengorganisasian acara.[rea]






