Surabaya (beritajatim.com) – Lebih dari seratus peselam dari berbagai provinsi di Indonesia dipastikan siap bersaing dalam ajang bergengsi Kejuaraan Tingkat Nasional OWF (Open Water Finswimming) & Orienteering Championship Gubernur Jatim 2025 yang akan digelar di Pantai Pasir Putih, Kabupaten Situbondo, mulai 12 hingga 14 Desember 2025. Kompetisi ini diproyeksikan menjadi panggung pembuktian bagi atlet-atlet terbaik tanah air sekaligus upaya strategis menjaring talenta muda potensial.
Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Timur, Mirza Muttaqien, menjelaskan bahwa kejuaraan berskala nasional ini merupakan agenda prioritas organisasi. Tujuannya tidak sekadar mencari juara, tetapi juga meningkatkan standar prestasi selam laut nasional yang kompetitif.
Selain aspek kompetisi, Mirza menekankan pentingnya acara ini sebagai wadah silaturahmi untuk mempererat hubungan antar-atlet dari berbagai daerah. Solidaritas antar-peselam dianggap krusial dalam membangun ekosistem olahraga air yang sehat di Indonesia.
“Kejuaraan Tingkat Nasional ini kami gelar sebagai sarana pembinaan berkelanjutan sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan atlet selam se-Indonesia. Kami berharap dapat melahirkan bibit atlet selam laut yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Mirza di Surabaya, Kamis (11/12/2025).
Secara teknis, cabang Open Water Finswimming (OWF) akan mempertandingkan tiga nomor jarak tempuh, yakni 500 meter, 1.000 meter, dan 3.000 meter. Peserta yang terlibat berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari kategori TNI/Polri hingga Kelompok Umur (KU) A sampai KU E, baik putra maupun putri. Keberagaman kategori ini membuka peluang lebar bagi atlet muda untuk mengasah mental bertanding sejak dini.
Sementara itu, untuk cabang Orientasi Bawah Air (OBA), panitia menyiapkan dua jenis lomba yang menantang, yaitu M Course dan 5 Point Course. Kategori yang dipertandingkan mencakup Master I, Master II, Senior, serta Junior untuk putra dan putri. Nomor OBA dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi karena menuntut ketepatan navigasi dan kemampuan membaca arah yang presisi di bawah permukaan air.
Terkait regulasi usia, panitia telah menetapkan batasan yang ketat berdasarkan perhitungan per 1 Januari 2025. Kategori Senior A diperuntukkan bagi peserta berusia 18 tahun ke atas atau kelahiran 31 Desember 2007 dan sebelumnya. Aturan ini diterapkan untuk menjamin persaingan yang adil dan merata di setiap level.
“Jadi untuk Junior B mencakup usia 16–17 tahun, Junior C usia 14–15 tahun, Junior D usia 12–13 tahun, dan Junior E untuk peserta berusia 10–11 tahun. Selain itu, terdapat kategori khusus bagi atlet dari unsur TNI/Polri. Setiap peserta wajib bertanding sesuai dengan kelompok umur yang telah ditetapkan dan tidak diperbolehkan berpindah kategori,” imbuhnya.
Pemilihan lokasi di kawasan wisata Pantai Pasir Putih Situbondo bukan tanpa alasan. Keindahan perairan yang jernih serta karakteristik arus laut yang relatif stabil dinilai sangat ideal untuk standar kompetisi selam laut. Selain itu, event ini diharapkan memberikan dampak ganda (multiplier effect) bagi promosi pariwisata daerah setempat.
POSSI Jawa Timur menargetkan kejuaraan ini dapat menjadi tolok ukur perkembangan pembinaan atlet selam di berbagai daerah. Ajang ini sekaligus menjadi momentum evaluasi teknik dan kemampuan para peselam sebelum mereka melangkah ke kompetisi dengan level yang lebih tinggi.
“Kami berharap prestasi atlet semakin meningkat, dan Jatim dapat berkontribusi lebih besar dalam mencetak atlet nasional,” tambah Mirza.
Menjelang pelaksanaan, panitia memastikan seluruh persiapan teknis, prosedur keamanan, serta fasilitas pendukung telah siap sepenuhnya untuk menjamin kelancaran dan keselamatan peserta selama perlombaan berlangsung. Dengan antusiasme peserta yang terus meningkat, kejuaraan ini diprediksi akan menjadi salah satu event olahraga air terbesar menutup tahun 2025. [way/beq]






