Madrid (beritajatim.com) – Situasi Xabi Alonso di Real Madrid memburuk. Kekalahan 1-2 dari Manchester City pada matchday keenam fase liga Liga Champions Kamis dini hari (11/12/2025) membuat Real hanya menorehkan 2 kemenangan dalam 8 laga terakhir.
Kekalahan pada laga yang dimainkan di Estadio Santiago Bernabeu itu membuat posisi Real turun ke peringkat 7 dengan 12 poin. Dengan hanya tersisa 2 matchday, Real terancam gagal lolos otomatis ke fase knockout. Hanya 8 tim teratas yang berhak lolos otomatis sedangkan posisi 9-24 berjuang via playoff.
Real bahkan dicemooh Madridistas ketika laga melawan City berakhir. Secara implisit, sebagian besar suporter Real itu ingin agar Xabi segera dipecat.
“Kami selalu bersama Xabi,” ujar striker Real Rodrygo dilansir Sky Sports. “Aku memiliki hubungan yang hebat dengannya (Xabi, Red). Kami semua mendukungnya,” timpal gelandang Jude Bellingham.
Rodrygo dan Bellingham boleh saja tetap mendukung Xabi. Tetapi, jika tak segera bangkit, maka pelatih asal Spanyol itu bakal angkat kaki dan keputusan tertinggi ada di presiden Florentino Perez.
Sebab, performa Real juga buruk di LaLiga. Real saat ini ada di posisi runner-up dengan 16 poin dari 16 jornada. Tertinggal 4 poin dari FC Barcelona. Bahkan, Real bisa turun ke posisi 3 lantaran Villarreal CF hanya defisit 1 poin dan memainkan 1 laga lebih sedikit.
Xabi diultimatum agar sapu bersih sisa laga Real bulan ini. Los Merengues akan menjalani tiga pertandingan. Yakni vs Deportivo Alaves (15/12/2025), CF Talavera (18/12/2025), dan Sevilla FC (21/12/2025).
Jika gagal, sangat mungkin Real bakal punya entrenador baru per 1 Januari 2026. “Dukungan dari semua pemain sangat penting. Kami pasti akan bangkit,” ucap Xabi. (dio)






