Bojonegoro (beritajatim.com) – Upaya pencarian terhadap Muhammad Khoirul Anam (14), seorang remaja yang tenggelam di sebuah embung di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, dihentikan sementara pada Rabu (10/12/2025) malam dan akan dilanjutkan pada hari ini, Kamis pagi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Bojonegoro, Heru Wicaksi, menyatakan bahwa tim gabungan telah melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Namun, upaya pencarian yang dilakukan hari pertama belum membuahkan hasil.
Menurut keterangan warga, Heru menceritakan, peristiwa nahas ini terjadi pada hari Rabu, 10 Desember 2025, sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, korban yang akrab disapa Irul sedang bermain bersama empat temannya di tepi embung Dusun Gayam RT 03 RW 01 Desa Gayam.
“Informasi awal, Irul sempat masuk ke embung, naik lagi, lalu berlari dan nyebur ke embung lagi. Setelah itu, Irul tidak kunjung muncul ke permukaan,” jelas Heru Wicaksi.
Melihat kondisi tersebut, keempat teman korban segera berlari mencari pertolongan warga sekitar. Kejadian tersebut kemudian juga dilaporkan kepada pihak BPBD Bojonegoro.
Setibanya di lokasi, tim BPBD bersama unsur terkait segera melakukan assessment dan memulai operasi pencarian korban tenggelam dengan menyisir area embung sebagai titik kejadian perkara (TKP). Hingga penutupan pencarian pada pukul 18.30 WIB, korban tenggelam tersebut masih belum ditemukan.
Operasi ini melibatkan tim gabungan dari BPBD Bojonegoro, Satpol PP, Pemdes setempat, Polri, TNI, dan dibantu oleh masyarakat sekitar. Pencarian korban akan kembali dilanjutkan pada keesokan harinya guna menemukan remaja yang memiliki ciri-ciri mengenakan celana pendek saat kejadian. [lus/aje]






