Bojonegoro (beritajatim.com) – Kebakaran melanda rumah milik Sun’an, seorang wiraswasta, di Dusun Kandangrejo, Desa Cengkir, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (5/12/2025) malam.
Insiden yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik ini berhasil dipadamkan petugas dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Menurut laporan Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Bojonegoro, Ahmad Agus Salim, pihaknya menerima laporan dari warga, Heni Sulistyowati, pada pukul 21.35 WIB. Unit pemadam dari Pos Baureno dan Pos Kedungadem langsung bergerak menuju lokasi yang berjarak 14 km.
“Petugas tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) pukul 21.46 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 22.30 WIB,” jelas Agus Salim, Sabtu (6/12/2025).
Operasi pemadaman melibatkan 9 personil dan 2 unit armada pemadam. Sebanyak 5 orang penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri tanpa cedera. Tidak ada korban luka-luka maupun korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut.
Kebakaran yang diperkirakan bermula sekitar pukul 21.15 WIB ini menghanguskan bangunan rumah seluas 8×11 meter. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta, mencakup bagian depan rumah, kamar tidur, 2 unit sepeda motor, serta dokumen-dokumen berharga.
Namun, upaya petugas berhasil mencegah api menjalar ke rumah tetangga korban, milik Rudi Harianto (61), yang berjarak dekat.
Menurut Agus Salim, peristiwa kebakaran tersebut kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah. Pemeriksaan rutin dan pemutusan aliran listrik pada perangkat yang tidak digunakan dapat menjadi langkah pencegahan dini. [lus/ted]






