Surabaya (beritajatim.com) – Pelindo Marine Service bersama Polres Tanjung Perak Surabaya meresmikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di RW 09 Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, pada Selasa (02/12). Program ini menjadi bagian dari inisiatif lingkungan berkelanjutan yang melibatkan perusahaan, pemerintah, serta lembaga sosial.
Dalam implementasinya, Pelindo Marine Service menggandeng Baitulmaal Muamalat (BMM) sebagai mitra pelaksana. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kualitas sanitasi sekaligus meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pengelolaan limbah cair yang ramah lingkungan.
Sebelum peresmian, warga RW 09 bersama masyarakat sekitar mengikuti sosialisasi terkait pengelolaan air limbah dan pentingnya sanitasi sehat. Acara ini turut dihadiri jajaran pemerintah dari Dinas Lingkungan Hidup Surabaya, Camat Kenjeran, Lurah Tanah Kali Kedinding, Koramil 0830-12 Kenjeran, hingga perwakilan masyarakat.
Kabid Kebersihan dan Pemberdayaan DLH Kota Surabaya, Moch. Rochim, menegaskan pentingnya IPAL dalam memperkuat program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Surabaya.
“Syukur Alhamdulillah atas diresmikannya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di wilayah RW 09 Tanah Kali Kedinding, Surabaya. Pembangunan IPAL ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat STBM di Kota Surabaya, yang tahun ini meraih predikat peringkat pertama sebagai kota dengan penerapan STBM terbaik di Indonesia,” ujar Moch. Rochim.
Surabaya telah mencatat hasil menggembirakan pada beberapa pilar STBM, meliputi pilar Stop Buang Air Besar Sembarangan dinilai sudah terpenuhi 100%, Cuci Tangan Pakai Sabun telah mencapai 95%, dan Pengelolaan Air Minum telah mencapai 90%.
Meski begitu, dua pilar lain yaitu Pengelolaan Sampah dan Pengelolaan Air Limbah masih membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar targetnya tercapai optimal.
Moch. Rochim berharap kehadiran IPAL ini memberikan nilai tambah untuk peningkatan sanitasi di tahun mendatang. Ia juga mendorong agar inovasi tersebut dapat direplikasi di wilayah lain di Surabaya.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pelindo Marine Service serta Polres Tanjung Perak atas kolaborasi dan dukungannya sehingga program ini dapat terwujud dengan baik bagi warga,” tambahnya.
Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Anindita Harcahyaningdyah, menegaskan bahwa pembangunan IPAL merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam pelestarian lingkungan.
“Melalui hadirnya fasilitas ini, besar harapan kami pencemaran air dapat berkurang dan kualitas kesehatan masyarakat di RW 09 Tanah Kali Kedinding serta wilayah sekitarnya dapat meningkat. Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga dan merawat fasilitas ini agar memberikan manfaat jangka panjang,” jelas Kompol Anindita.
Program ini, lanjutnya, terwujud berkat inisiasi Kapolres Tanjung Perak serta kolaborasi dengan Pelindo Marine Service. Melalui IPAL ini, masyarakat didorong memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mengelola limbah dengan bijak.
Pelindo Marine Service dan Polres Tanjung Perak memastikan komitmen mereka untuk terus menghadirkan program-program lingkungan yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan warga. (aga/beq)






