Surabaya (beritajatim.com)- Komunikasi menjadi semakin mudah untuk dilakukan. Orang-orang hanya perlu mengirimkan pesan atau voice note untuk memberikan kabar tentang dirinya.
Namun pada kenyataannya, mempertahankan komunikasi justru tidak semudah yang dibayangkan. Ada kalanya hubungan tersebut renggang dan lama-kelamaan bisa hilang begitu saja tanpa alasan yang jelas. Untuk itu, menjaga komunikasi agar tetap hangat dan sehat tentu membutuhkan usaha dari dua sisi.
Melansir dari artikel psikologi berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga komunikasi agar tetap nyambung.
1. Balas Pesan dengan Ritme yang Wajar
Hal umum yang perlu diperhatikan dalam komunikasi adalah ritme balasan yang harus konsisten. Jangan menjadi orang yang lama membalas pesan, bahkan sampai berhari-hari. Selain itu, perhatikan juga pesar dari orang lain dan jumlah balasanmu. Ada beberapa orang yang merasa tidak dihargai saat mereka menceritakan sesuatu dengan panjang dan mendapat balasan yang singkat. Oleh karena itu, usahakan untuk membalas pesan dengan tempo yang konsisten dan respon yang sesuai agar lawan bicaramu tetap nyaman.
2. Jujur dan Jelas saat Menyampaikan Sesuatu
Komunikasi yang sehat dibangun dari kejujuran dan kejelasan dari kedua pihak. Ketika kamu menyampampaikan hal yang tidak jelas, lawab bicaramu bisa salah mengartikan. Selain itu, bersikap jujur bukan berarti kamu harus selalu terbuka dengan lawan bicaramu. Namun, jika ada sesuatu hal yang penting dan menjadikanmu tidak bisa membalas pesannya atau membuatmu merasa tidak nyaman, kamu bisa menyampaikannya dengan jelas. Terkadang orang bisa menjadi lebih dihargai ketika kamu bicara apa adanya dengannya.
3. Sesuaikan Frekuensi Komunikasi
Setiap orang memiliki ritme komunikasi masing-masing. Ada orang yang nyaman saling mengirim pesan setiap hari, tapi ada juga orang yang membutuhkan jeda setiap kali berbalas pesan. Ada juga orang yang lebih suka ngobrol panjang, tapi ada juga yang lebih suka to the poin. Jadi, menjaga komunikasi bukan berarti harus saling mengirim pesan terus-menerus. Yang terpenting adalah mencari frekuensi yang sama-sama nyaman.
4. Hindari Chat Hanya Saat Butuh
Salah satu tanda komunikasi yang tidak sehat adalah ketika seseorang muncul saat ada keperluan. Saat kamu berasa di situasi ini, berarti hubunganmu bukan lagi hubungan yang tulus. Jadi, agar hubungan dan komunikasimu dengan orang lain tetap hangat adalah mencoba untuk menghubunginya bukan hanya saat kamu membutuhkan sesuatu. Kamu bisa menanyakan kabarnya atau hal-hal random lainnya untuk ditanyakan. Hal ini juga bisa membuat lawan bicaramu menjadi lebih dihargai.
5. Dengarkan, Bukan Hanya Menunggu Giliran Berbicara
Mendengarkan merupakan hal yang paling utama dalam sebuah hubungan. Mendengarkan berarti memberikan perhatian penuh apa yang lawan bicara sampaikan sehingga mereka menjadi lebih dihargai. Kamu tidak harus memberi solusi dan asal membalas. Kamu hanya perlu memahami dan memberikan balasan yang tulus. Jadi, perhatikan responmu kepada lawan bicara agar mereka merasa bahwa komunikasi tersebut berarti.
Di dunia yang kadang membuat kita sibuk sendiri, hubungan yang terjaga itu berharga. Jadi, kalau kamu tidak ingin lost contact dengan orang-orang penting dalam hidupmu, mulailah dari lima langkah sederhana ini.
[Pranata Dewi Ratna Swari]






