Milan (beritajatim.com) – “Mike Maignan man of the match sesungguhnya. Dia sepertinya melakukan 10 penyelamatan. Aku hanya mencetak gol mudah,” ujar Christian Pulisic dikutip La Gazzetta dello Sport seusai kemenangan 1-0 AC Milan di Derby della Madonnina Senin dini hari (24/11/2025).
Ucapan mantan bintang Borussia Dortmund dan Chelsea itu merujuk ke penyelamatan gemilang Maignan saat menghadapi hadiah penalti Inter. Momen yang terjadi pada menit ke-74 itu terjadi lantaran Strahinja Pavlovic melanggar Marcus Thuram.
Magic Mike–julukan Maignan–tetap tenang menghadapi Hakan Calhanoglu sebagai eksekutor. Sepakan ke kanan bawah gawang yang dilakukan mantan gelandang ACM itu berhasil dimentahkan Maignan.
Bahkan, Maignan melakukan double save lantaran bola rebound juga sukses dihalau. Jika terlambat sepersekian detik, Calhanoglu sudah pasti akan menendangnya dan mencetak gol untuk menyamakan kedudukan 1-1.
Keberhasilan itu membuat Maignan musim ini sudah dua kali mementahkan penalti. Sebelumnya, itu terjadi ketika ACM mengalahkan AS Roma 1-0 pada giornata kesepuluh (3/11/2025). Kala itu, Paulo Dybala jadi korban aksi Maignan.
Kali terakhir kiper ACM mementahkan penalti di derbi terjadi musim 2021–2022. Kala itu, Ciprian Tatarusanu menghalau tendangan kapten Inter Lautaro Martinez. Hebatnya, kala itu ACM sukses meraih scudetto. Semacam deja vu bagi Maignan.
“Kita tidak usah membandingkannya. Masih banyak pertandingan yang harus dijalani. Kami harus fokus memperbaiki kesalahan,” papar Maignan.
Lebih jauh, aksi heroik Maignan pada derbi yang dimainkan di Stadio Giuseppe Meazza juga istimewa bagi allenatore Massimiliano Allegri. Pelatih 58 tahun tersebut menorehkan kemenangan ke-100 alias centenary bersama ACM.
Allegri jadi pelatih ketujuh yang melakukannya. Enam pelatih sebelumnya adalah Carlo Ancelotti, Nereo Rocco, Fabio Capello, Stefano Pioli, Nils Liedholm, dan Arrigo Sacchi.
“Pencapaian luar biasa (100 kemenangan bersama ACM, Red). Setiap kemenangan layak dirayakan terutama di derbi,” ucap Allegri. (dio)






