Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC menunjukkan optimisme tinggi jelang laga tandang menghadapi tuan rumah Borneo FC pada lanjutan Super League 2025–2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (22/11/2025) sore. Kepercayaan diri Laskar Sape Kerrab meningkat setelah meraih kemenangan perdana di kandang sendiri atas Persijap Jepara di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu (9/11/2025).
Selain ingin menjaga tren positif, Madura United membawa misi tambahan: memberikan kekalahan perdana bagi Pesut Etam, julukan Borneo FC, yang hingga kini masih menjadi satu-satunya tim belum terkalahkan di liga. Namun, mereka harus tampil tanpa kapten tim Lulinha akibat akumulasi kartu kuning.
“Sejauh ini persiapan tim sudah maksimal, dan kami akan memberikan pertandingan yang menarik. Mudah-mudahan apa yang sudah kami persiapkan bisa berjalan dengan baik,” kata Asisten Pelatih Madura United, Rakhmat Basuki, Jumat (21/11/2025) malam.
Rakhmat Basuki atau Coach RB mengakui kekuatan Borneo FC yang kini memimpin puncak klasemen sementara. Meski demikian, ia percaya timnya memiliki kualitas dan mentalitas untuk melanjutkan momentum kemenangan.
“Kami sangat meyakini jika kami juga memiliki kualitas dan mentalitas untuk melanjutkan tren positif seperti pekan sebelumnya, termasuk motivasi untuk terus memperbaiki posisi di klasemen juga menjadi spirit tambahan,” ujarnya.
Coach RB juga menegaskan rasa respek terhadap tuan rumah, meski analisis tim menunjukkan betapa sulitnya menemukan kelemahan skuad asal Samarinda tersebut. “Sejauh ini kami sudah analisa semuanya (kelebihan dan kelemahan Borneo), memang sulit mencari kelemahan Borneo. Tapi kami yakin tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan,” tegasnya.
Saat ini Madura United berada di posisi 11 klasemen dengan 13 poin dari 11 laga, hasil 3 kali menang, 4 imbang, 4 kalah, mencetak 10 gol dan kebobolan 12 gol. Sementara Borneo FC memimpin klasemen dengan 30 poin sempurna, hasil 10 kemenangan beruntun, 23 gol dicetak, dan baru kebobolan 4 gol. [pin/beq]






