Surabaya (beritajatim.com) – Prakiraan cuaca untuk wilayah Ngawi, Magetan, dan Ponorogo pada Rabu, 19 November 2025 menunjukkan adanya peluang hujan ringan di beberapa titik.
Informasi ini disampaikan oleh Oky Sukma Hakim, S.Tr., prakirawan BMKG Juanda, yang menyebut bahwa cuaca di kawasan Mataraman cenderung dinamis sepanjang hari.
“Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap perubahan kondisi langit, terutama pada jam-jam siang,” ungkapnya.
Di Ngawi, cuaca diprediksi bergerak dari berawan hingga hujan ringan. Pada pagi hari, mulai pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB, langit masih didominasi awan tebal. Memasuki pukul 13.00 WIB, hujan ringan diperkirakan turun dan berlangsung singkat.
Setelah itu, kondisi kembali berawan hingga pukul 22.00 WIB. Suhu udara berada di kisaran 23–30 derajat Celcius dengan angin bertiup dari Barat Laut sekitar 10,2 km/jam. Tingkat kelembapan tercatat cukup tinggi, yakni antara 69 hingga 98 persen.
Sementara itu, Magetan juga menunjukkan pola cuaca yang relatif serupa. Pagi hari dimulai dengan kondisi berawan pada pukul 06.00 WIB, kemudian berubah menjadi cerah berawan satu jam setelahnya. Namun, hujan ringan mulai turun sejak pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB.
“Perubahan cuaca di Magetan biasanya cepat terjadi menjelang siang,” ujar Oky.
Pada sore hari, langit kembali berawan hingga malam. Suhu berkisar antara 22–28 derajat Celcius, dengan angin bertiup dari Utara sekitar 10,9 km/jam. Kelembapan udaranya berada di angka 75 hingga 98 persen.
Untuk Ponorogo, kondisi cuaca juga diprediksi tidak jauh berbeda. Wilayah ini akan berawan sejak pukul 06.00 WIB, lalu berubah menjadi cerah berawan pada pukul 10.00 WIB. Hujan ringan diperkirakan terjadi pada pukul 13.00 WIB, sebelum cuaca berubah menjadi kabur pada pukul 16.00 WIB.
Menjelang malam, mulai pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB, langit kembali berawan. Suhu harian Ponorogo berada di angka 23–30 derajat Celcius, dengan angin dari Barat berkecepatan 7,1 km/jam. Tingkat kelembapannya berada pada rentang 69 hingga 96 persen.
Dengan adanya potensi hujan di tiga wilayah ini, masyarakat disarankan untuk menyiapkan perlengkapan antisipasi seperti payung atau jas hujan ketika beraktivitas di luar rumah.
“Cuaca yang berubah cepat bukan hal baru di musim ini, jadi persiapan kecil dapat membantu aktivitas tetap berjalan lancar,” kata Oky menambahkan. (mnd/ian)






