Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stroke dengan menghadirkan inovasi layanan kesehatan baru. Untuk mengantisipasi peningkatan kasus, Pemkab Banyuwangi membangun Sistem Rujukan Cepat Pasien Stroke (I-Care) serta Layanan Neurointervensi yang dirancang meningkatkan keberhasilan diagnosis dan penanganan pasien stroke.
Hal ini disampaikan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam peringatan World Stroke Day di area Community and Food Day (CFD) Jalan A. Yani. Turut hadir Sekretaris Daerah Banyuwangi Guntur Priambodo, Plt. Direktur RSUD Blambangan dr. Siti Asiyah Anggraeni, Plt. Direktur RSUD Genteng dr. Sugiyo, serta jajaran OPD terkait.
“Layanan stroke menjadi prioritas karena tren kasusnya terus meningkat. Maka, kita bergerak cepat, kita bangun sistem, inovasi, dan peralatan yang andal agar masyarakat mendapatkan layanan terbaik,” ujar Ipuk.
Prevalensi stroke di Indonesia mencapai 8,3 per 1.000 penduduk dengan sekitar 2,9 juta kasus baru setiap tahun. Sementara itu, Survei Kesehatan Nasional 2023 mencatat prevalensi stroke di Jawa Timur sebesar 9 per mil pada penduduk usia di atas 15 tahun.
Dengan populasi Banyuwangi yang mencapai 1,7 juta jiwa, diperkirakan sekitar 10.800 penduduk berisiko mengalami stroke setiap tahun. Data ini menegaskan pentingnya kesiapan sistem kesehatan daerah dalam menangani kondisi kegawatdaruratan seperti stroke.
Ipuk menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya memperkuat penanganan medis, tetapi juga menggencarkan upaya pencegahan penyakit tidak menular. Edukasi kesehatan diberikan langsung kepada masyarakat dalam peringatan World Stroke Day, mulai dari risiko, gejala, hingga bahaya stroke.
Pengunjung juga mendapatkan layanan screening kesehatan, termasuk pemeriksaan USG Doppler carotid dan Transcranial Doppler (TCD) secara gratis untuk mendeteksi penyempitan pembuluh darah ke otak yang bisa memicu stroke.
“Terima kasih kepada semua yang telah bekerja keras untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Banyuwangi. Semoga inovasi ini bisa membantu menekan kasus stroke di Banyuwangi,” ujarnya.
Plt. Direktur RSUD Blambangan dr. Siti Asiyah Anggraeni menjelaskan bahwa RSUD Blambangan terus mengembangkan inovasi untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas penanganan stroke. Salah satunya adalah inovasi I-CARE yang memfasilitasi rujukan cepat pasien stroke sehingga meningkatkan angka keberhasilan penanganan di golden periode, yakni sebelum 4,5 jam sejak serangan awal.
“Layanan ini bisa di akses dengan mudah di superApps Smart Kampung,” ujarnya.
RSUD Blambangan juga mengembangkan layanan CODE STROKE yang memastikan setiap pasien yang datang dalam golden period langsung ditangani oleh tim Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan Golden Standard Diagnosis. Layanan tersebut mencakup CT Scan 128 slice yang menunjang ketepatan diagnosis serta pemberian terapi Trombolisis (r-TPA) sesuai standar klinis. Dengan layanan ini, proses diagnosis menjadi lebih akurat dan semakin meningkatkan peluang pemulihan pasien.
“Berkat inovasi ini, RSUD Blambangan berhasil meraih penghargaan tertinggi dari Internasional Angels Initiative yang berbasis di Jerman, berupa Diamond Award. Penghargaan tersebut menandai kualitas layanan stroke yang kami berikan telah memenuhi standar global,” ujarnya.
Tidak berhenti pada tingkat emergensi, RSUD Blambangan memperkuat layanan spesialistik lanjutan dengan menghadirkan Tim BENVI (Blambangan Neurovascular & Neurointervensi).
“Tim ini terdiri dari tiga dokter spesialis yang bekerja dalam satu tim terpadu untuk memberikan layanan kateterisasi otak, sehingga dapat meningkatkan ketepatan diagnosis serta peluang pemulihan pasien stroke berat,” urainya.
RSUD Blambangan menjadi salah satu rumah sakit di Jawa Timur yang memiliki layanan neurointervensi, mempertegas posisi Banyuwangi sebagai daerah yang serius dan progresif dalam penanganan penyakit stroke. Keberadaan sistem rujukan cepat, dukungan teknologi diagnostik modern, dan layanan intervensi terpadu menjadikan Banyuwangi sebagai salah satu daerah dengan kesiapan layanan stroke paling lengkap di Indonesia. [alr/beq]






