Gresik (beritajatim.com) – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas, berbagi tips dengan ribuan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Orang nomor satu di perusahaan smelter single line terbesar di dunia itu mengajak mahasiswa untuk belajar tidak hanya dari perkuliahan, tetapi juga dari berbagai sumber guna memperluas wawasan.
“Ada dua tips bila ingin menjadi mahasiswa sukses setelah lulus. Pertama, belajarlah dengan rajin, dan kedua, bila ingin bekerja di perusahaan internasional, berpikirlah global,” ujar Tony Wenas, Sabtu (15/11/2025).
Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) ini juga berpegang pada empat prinsip hingga dipercaya memimpin perusahaan smelter raksasa.
“Saya selalu berpegang pada empat hal, yaitu bekerja dengan disiplin, fokus, jujur, dan yang terpenting adalah tulus,” ungkapnya.
Ketulusan, lanjut Tony Wenas, adalah kunci, karena ketika seseorang bekerja dengan niat yang benar, penghargaan akan datang dengan sendirinya.
Selama satu jam, Tony Wenas memberikan kuliah umum kepada 1.300 mahasiswa ITS. Salah satu poin yang dibahas adalah pentingnya sektor pertambangan dalam perkembangan teknologi energi terbarukan.
“Berbagai studi dan proyeksi para ahli menunjukkan bahwa permintaan terhadap mineral tambang akan terus meningkat dalam 20 hingga 30 tahun mendatang, seiring dengan transisi global menuju energi bersih,” jelasnya.
Sementara itu, Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, mengapresiasi kehadiran Tony Wenas yang dinilai turut mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pertambangan nasional.
“Momennya sangat tepat mengingat pada 2025 ITS untuk pertama kalinya membuka program studi Teknik Pertambangan, dan animo mahasiswa terhadap program ini sangat tinggi,” tutupnya. (dny/kun)






