Surabaya (beritajatim.com) – Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari, tampil gemilang saat menghadapi PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Meski pertandingan berakhir imbang tanpa gol, Ernando berhasil mencatat clean sheet dan dinobatkan sebagai man of the match berkat refleks cepat serta penyelamatan krusialnya di bawah mistar.
Ernando mengaku laga tersebut tidak berjalan mudah karena PSBS Biak tampil lebih agresif dari perkiraannya.
“Karena kita ingin sekali menang, hal yang membuat gugup apalagi di pertandingan kami tidak bisa mengontrol emosi jadinya gugup,” ungkap pemain berusia 23 tahun asal Semarang itu, Sabtu (25/10/2025).
Ia menuturkan, motivasi tinggi tim untuk bangkit justru membuat situasi di lapangan menjadi tegang. Sebelumnya, Persebaya gagal mencuri poin saat menjamu Persija Jakarta. “Karena kita kemarin habis kalah, sekarang harus mengembalikan keadaan tapi keadaannya kita malah dapat hasil seri,” cetusnya.
Di tengah perjuangan menjaga gawang dari gempuran PSBS Biak, Ernando sempat melakukan kesalahan pada babak pertama yang nyaris berujung gol. Namun, ia bersyukur situasi tersebut tidak membuahkan keunggulan bagi lawan.
“Ya, saya mungkin licin saja ya, ngerasanya mungkin ya, enggak apa-apa. Wajar cuman yang penting blunder itu enggak jadi gol. Saya selalu mau mawas diri. Jadi saya menyemangati diri saya sendiri untuk fokus karena alhamdulillah tidak jadi gol dan fokus untuk tim,” imbuhnya.
Dengan tambahan satu poin dari laga ini, Persebaya kini menempati peringkat kesembilan klasemen sementara Liga 1 dengan total 11 poin. [way/beq]






