Surabaya (beritajatim.com)- Tidak hanya manusia yang dapat mengalami stres, tapi juga tanaman. Terkadang hal-hal sederhana yang kita anggap biasa saja, ternyata berpengaruh pada tanaman hingga dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman, bahkan juga dapat menjadi faktor kematian pada tanaman. Stres tanaman ini terjadi karena tanaman merasa “shock” karena adanya perubahan yang mendadak seperti cuaca pada lingkungan tempatnya ditanam.
1. Repotting
Repotting atau perpindahan tempat sering menjadi penyebab umum pada stres tanaman. Hal ni terjadi ketika tanaman sering dipindahkan dari satu pot ke pot lainnya, bahkan tidak jarang untuk menjadikan tanaman lebih estetik, akar tanaman turut dipotong agar cukup untuk masuk ke dalam pot baru. Pada akhirnya, akar tanaman yang terganggu atau dipotong akan membutuhkan waktu untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan tanamnya yang baru. Menyebabkan akar yang rusak membuat suply air dan nutrisi ke daun tidak berjalan maksimal.
2. Pindah lokasi mendadak
Selain perpindahan media tanam, perpindahan lokasi yang mendadak juga mempengaruhi stres pada tanaman. Intensitas cahaya dan suhu ang berubah dapat membuat tanaman kaget sehingga butuh waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Jika tanaman yang membutuhkan intensitas cahaya langsung seperti kaktus dan sukulen tiba-tiba dipindahkan ke ruang dengan cahaya minimum, maka dapat menyebabkan batang berubah warna dan pertumbuhan melambat, begitupun pada tanaman yang sebaliknya.
3. Overwatering dan underwatering
Intensitas air juga mempengaruhi stres pada tanaman. Terlalu banyak memberikan air pada tanaman dapat menyebabkan tanah menjadi becek dan tidak memiliki ruang udara yang cukup untuk akar bernapas yang menyebabkan akar menjadi busuk. Sebaliknya, jika tanaman kekurangan air dalam waktu yang lama, dapat membuat tanaman mengering, layu, dan kekurangan nutisi.
Merawat tanaman tidak sekedar menyiram dan menggunakan pot yang bagus, tetapi juga dengan memaham dan mengetahui teknik-teknik dalam menanam agar tanaman tidak menjadi stres. Dengan mengenali teknik tanam setiap tanaman, tanaman tidak hanya memberikan kesan estetik sebagai furnitur rumah, tetapi juga memberikan manfaat yang banyak bagi lingkungan serta tubuh.
[Erlina Damayanti]






