Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah mobil minibus mengalami kecelakaan tunggal dan masuk ke sungai di Jalan Jawar, Kelurahan Benowo, Kecamatan Benowo, Surabaya, Sabtu (18/10/2025). Mobil yang dikemudikan oleh Rifqi Adi Saputra (30), warga Gresik, diduga oleng akibat pengemudi mengantuk hingga akhirnya terjun ke sungai.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah setelah menabrak pembatas jalan sebelum akhirnya masuk ke sungai dan terperosok ke lumpur.
Menanggapi laporan warga, Posko Terpadu Barat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surabaya segera menerjunkan tim ke lokasi. Satu unit Heavy Duty Rescue (HDR) dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi terhadap mobil yang telah berada di pinggir sungai. Seluruh penumpang telah lebih dulu dievakuasi dalam keadaan selamat.
Sarwenda Yulian Subagio, Komandan Regu (Danru) Rescue PMK Pasar Turi Surabaya, menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam. “Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam hingga mobil berhasil diangkat dari sungai. Setelah itu, kendaraan langsung diarahkan ke bengkel terdekat,” ujarnya.
Sarwenda menambahkan, setelah proses evakuasi selesai, tim Damkar memastikan lokasi dalam kondisi aman dan tidak menimbulkan gangguan lalu lintas. “Kami pastikan area sekitar sudah aman dan kondusif setelah evakuasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sarwenda menduga kecelakaan terjadi karena pengemudi mengalami micro sleep atau tertidur sesaat saat mengemudi. “Dugaan sementara, pengemudi mengalami micro sleep, sehingga kehilangan kendali dan kendaraan berbelok ke arah sungai,” jelasnya.
Ia juga mengimbau agar para pengendara lebih waspada dan tidak memaksakan diri saat mengantuk atau kelelahan di perjalanan. “Kami mengingatkan masyarakat untuk beristirahat sejenak jika merasa lelah atau mengantuk. Kurang konsentrasi menjadi penyebab utama kecelakaan di jalan raya,” tegasnya. (ted)






