Bondowoso, (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80, Kodim 082 Bondowoso menunjukkan peran aktifnya dalam membina generasi muda melalui ajang Road Race Dandim Cup Kejurprov Seri 3 yang digelar di Sirkuit Alun-alun RBA Ki Ronggo, Minggu (12/10/2025) pagi.
Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Dandim 0822 Bondowoso Letkol Arh Achmad Yani itu bukan sekadar pesta adrenalin, melainkan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap arah pembinaan potensi anak muda di bidang olahraga otomotif.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak muda untuk berprestasi dan menyalurkan minat di dunia otomotif dengan cara yang tertib, aman, dan sportif. TNI selalu hadir mendukung kegiatan positif masyarakat,” ujar Letkol Achmad Yani dalam sambutannya.
Antusiasme masyarakat terlihat luar biasa. Ribuan penonton memadati kawasan Alun-alun RBA Kironggo untuk menyaksikan para pembalap muda dari berbagai daerah di Jawa Timur, baik dari level lokal maupun nasional.
Turut hadir dalam pembukaan acara, Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i, Sekretaris Daerah Fathur Rozi, Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono, dan Kasatpol PP Bondowoso Slamet Yantoko.
Kehadiran mereka menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi olahraga di Bondowoso.
Selain menggelar kompetisi, ajang ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT TNI ke-80 di Bondowoso yang diisi dengan kegiatan sosial, lomba rakyat, dan hiburan masyarakat.
Kegiatan berjalan tertib dan aman berkat kerja sama antara TNI, Polres Bondowoso, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Deru motor berpadu dengan semangat para pembalap muda menciptakan suasana semarak di sirkuit kebanggaan masyarakat Bondowoso itu.
Road Race Dandim Cup diharapkan menjadi agenda tahunan di Bondowoso, sebagai sarana mencari bibit atlet otomotif sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Kami ingin olahraga otomotif di Bondowoso tak hanya soal kecepatan, tapi juga karakter, kedisiplinan, dan semangat juang yang menjadi jati diri bangsa,” tutup Letkol Achmad Yani. [awi/aje]






