Jember (beritajatim.com) – Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, membangun dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Mayang.
“Saat ini proses pembangunannya kurang lebih 50 persen,” kata Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional Satuan Intelijen Polres Inspektur Satu Wawan Sugianto, dalam rapat dengar pendapat membahas program MBG, di gedung DPRD Jember, Rabu (8/10.2025) sore.
Wawan mengatakan masih ada kendala dalam pembangunannya. “Tapi ini kita percepat,” katanya.
Selain membangun dapur SPPG, Polres Jember juga menangani kasus dugaan keracunan MBG yang terjadi di Kecamatan Semboro.
“Satreskrim Unit Pidana Tertentu sudah turun untuk melakukan penyelidikan. Kami juga mengambil sampel dan masih diperiksakan ke Forensik Polda. Sampai saat ini belum belum turun hasilnya,” kata Wawan.
Ketua DPRD Jember Ahmad Halim meminta agar organisasi kepemudaan, polisi, tentara, dan kejaksaan dilibatkan dalam tim pengawasan yang dibentuk bupati. “Artinya melibatkan semua unsur dalam hal pengawasan keberlanjutan dan berjalannya program Makan Bergizi Gratis ini,” katanya.
Saat ini program MBG sudah berjalan sebagian di Jember. Ada 13 SPPG yang beroperasi. Tiga SPPG di Kecamatan Patrang, dua SPPG di Kecamatan Semboro, satu SPPG masing-masing di Kecamatan Kaliwates, Gumukmas, Bangsalsari, dan Sukowono, dua SPPG di Kecamatan Tempurejo, dan dua SPPG di Kecamatan Silo. [wir]






