Surabaya (beritajatim.com) – Semangat persatuan dan sportivitas mewarnai gelaran Turnamen Futsal MUKI Cup 1 yang berlangsung pada 5 dan 12 Oktober 2025 di Lapangan Futsal Indoor Nisrina, Made, Surabaya Barat.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi besar bagi pemuda-pemudi gereja dari Surabaya, Sidoarjo, hingga Kediri.
Turnamen perdana yang digagas oleh Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Surabaya ini diikuti oleh 18 tim dari berbagai gereja dan lembaga Kristen.
Antusiasme masyarakat terlihat dari penjualan sekitar 500 tiket yang disambut meriah oleh para suporter dan jemaat dari berbagai wilayah.
Sebelum pertandingan dimulai, panitia telah menggelar technical meeting pada 3 Oktober 2025 di Hotel Deka, Jalan HR Muhammad, Surabaya. Pertemuan itu menjadi wujud keseriusan panitia dalam memastikan kelancaran dan profesionalitas penyelenggaraan turnamen.
Acara pembukaan pada Minggu (5/10/2025) berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Upacara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MUKI, dilanjutkan dengan sambutan dari sejumlah tokoh, antara lain Anggota DPRD Jawa Timur Komisi A Yordan Batara Goa, Ketua DPD MUKI Surabaya Pdt. Oris Laoboling, Sekwil DPW MUKI Jawa Timur Pdt. Helbert Ondja, Diresnarkoba Polda Jatim Kompol Mustijiat, serta Ketua Panitia Hizkia Trianto.

Ketua Panitia sekaligus aktivis muda Kristen, Hizkia Trianto, menegaskan bahwa turnamen ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar ajang olahraga.
“Kegiatan ini adalah kegiatan pertama kami, Pemuda MUKI Kota Surabaya bersama pengurus DPD MUKI Surabaya. Tujuan utamanya adalah mempererat dan mempersatukan pemuda-pemudi gereja agar memiliki rasa persaudaraan yang kuat. Momentum ini juga menjadi bagian dari perayaan semangat Sumpah Pemuda pada 28 Oktober,” ujar Hizkia.
Ia menambahkan, turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah memperkuat jejaring dan relasi lintas gereja.
“Bukan sekadar pertandingan futsal atau kegiatan rohani, tapi ini kesempatan bagi pemuda untuk membangun jejaring dan memperkokoh relasi lintas gereja. Di sinilah semangat kebersamaan dan kebangkitan pemuda Kristen diuji dan diteguhkan,” imbuhnya.
Dikenal sebagai sosok yang aktif dalam pembinaan generasi muda Kristen, Hizkia sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Wilayah V Pengurus Pusat GMKI periode 2022–2024. Kini, ia juga berperan sebagai Pembina Pemuda MUKI Kota Surabaya yang baru saja melantik 45 pengurus barunya.
Panitia berharap, Turnamen MUKI Cup 1 dapat menjadi agenda rutin tahunan dan simbol semangat “sportivitas, solidaritas, dan spiritualitas” di kalangan pemuda Kristen Surabaya. (ted)






