Surabaya (beritajatim.com) – Project Officer Talent Detection AFP Jatim, Robert Nepa Seno mengatakan jika atlet futsal di Jawa Timur harus segera bersiap. Pasalnya, Federasi Futsal Indonesia (FFI) menggelar program Talent Detection di Surabaya pada Oktober 2025 ini.
Dikatakan Robert, Talent Detection ini diperuntukkan mencari pemain untuk diproyeksikan membela dua tim nasional di dua kategori usia, yakni Timnas U-16 dan U-19.
“Talent Detection ini merupakan program dari FFI untuk menjaring talenta-talenta futsal di usia 16 dan 19 tahun dalam rangka pembentukan Timnas menghadapi kejuaraan se-ASEAN pada bulan Desember nanti,” jelas Robert Nepa Seno, Project Officer Talent Detection AFP Jatim, Selasa (7/10/2025).
Seleksi ini telah dilakukan dari level kota/kabupaten. Kemudian, masing-masing perwakilan dari level kota/kabupaten itu akan mengikuti seleksi di tingkat provinsi.
“Lalu di level provinsi nanti akan disaring lagi di level regional. Jadi memang secara nasional dibagi lima regional. Nanti setelah seleksi regional itu, mereka yang lolos akan mengikuti seleksi di tingkat nasional yang selanjutnya memulai TC pada bulan November,” tambah Robert.
Robert menambahkan, seleksi tingkat kota/kabupaten telah dilaksanakan pada akhir September lalu. Sedangkan di tingkat provinsi, seleksi digelar pada 13–14 Oktober untuk U-16, kemudian 15–16 Oktober untuk U-19. Lokasi seleksi dilakukan di Nisrina Futsal Center, Surabaya.
“Jadi kalau untuk batasan kuota memang supaya tidak terlalu banyak. Kami meminta maksimal sepuluh orang, terdiri dari dua kiper dan delapan pemain lapangan untuk didaftarkan ikut seleksi dari masing-masing kota dan kabupaten. Karena kita punya 38 kota dan kabupaten dan 26 klub anggota yang diseleksi. Jadi sekitar 400 orang lebih yang akan diseleksi per kategori itu,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk batasan usia di kelompok usia U-19 dibatasi pada 1 Januari 2007. Sedangkan di kelompok usia U-16 dibatasi pada 1 Januari 2010.
“Untuk penilainya langsung, kami sudah melakukan online meeting antara tim pelatih yang ditunjuk AFP dengan Hector Soto pelatih Timnas dan Amril Daulay sebagai koordinator wilayah. Jadi sudah dibahas apa saja kriterianya, sudah mendapatkan arahan mengenai seleksinya seperti apa untuk menilai bakat-bakat mana yang akan direkomendasikan di level nasional,” terang Robert.
Program ini menjadi momentum penting bagi para pemain muda futsal Jawa Timur untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Hasil seleksi di tingkat provinsi akan menentukan siapa yang layak melangkah ke level nasional dan berpeluang memperkuat Timnas Indonesia di ajang kejuaraan futsal ASEAN mendatang. [way/ian]






