Surabaya (beritajatim.com) – ARTV kembali membuktikan komitmennya sebagai wadah bagi para talenta Jawa Timur untuk berkiprah di industri seni peran.
Salah satunya adalah Matthew Jason Wuli, seorang siswa yang mengungkapkan bahwa menjadi seorang aktor tidaklah mudah dan butuh banyak pembelajaran.
Dalam konferensi pers yang diadakan di Hotel Cleo Jemursari, Matthew berbagi pengalamannya memerankan karakter yang secara tidak terduga, ternyata membantu guru yang melakukan pencurian. Ini adalah peran pertamanya dan ia sangat antusias menjalaninya.
Matthew juga berharap film “Detektif Kecil” ini dapat menarik perhatian penonton Indonesia dan menunjukkan bahwa kualitas film dalam negeri tidak kalah dengan produksi film luar.
Selama satu bulan di ARTV Production, Matthew mengaku mendapat pengalaman berharga. Ia tidak hanya mengasah keterampilan akting, tetapi juga membangun relasi baru yang penting di industri perfilman.
Film “Detektif Kecil” mendapat apresiasi tinggi berkat kerja keras seluruh tim, terutama dari sang produser, Miss Nana.
“Saya sangat bangga dengan dedikasi para pemain dan kru yang telah memberikan yang terbaik. Semoga film ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Miss Liechen, perwakilan ARTV School Surabaya, yang berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung.
“Terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah memberikan dukungan penuh kepada anak-anaknya. Kami berharap film ini menjadi langkah awal yang baik bagi mereka untuk terus berkarya,” tuturnya. (ted)






