Surabaya (beritajatim.com)- Beberapa mahasiswa pasti pernah berpikir kalau mengikuti organisasi hanya membuang waktu dan membuat tugas perkuliahan menjadi terganggu.
Padahal, pengalaman organisasi justru bisa menjadi nilai tambah yang besar saat kamu akan memasuki dunia kerja, karena perusahaan kini juga membutuhkan seseorang yang mempunyai soft skill dan pengalaman nyata.
Untuk itu, organisasi bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk menunjukkan kemampuan tersebut. Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa pengalaman organisasi bisa membuat CVmu lebih menonjol.
1. Kerja Sama Tim dan Kepemimpinan
Dengan mengikuti organisasi, pastinya kamu akan belajar bekerja sama dalam tim dan jiwa kepemimpinan dalam dirimu akan terasah. Saat mengikuti organisasi, kamu akan bertemu dengan banyak orang dari latar belakang yang berbeda-beda, saling berbagi tugas, dan berusaha mencapai tujuan bersama.
Selain itu, organisasi juga memberikan ruang untuk melatih jiwa kepemimpinanmu sehingga akan membuatmu terbiasa mengambil keputusan, menyelesaikan masalah, hingga mengatur strategi. Pengalaman ini akan menambah soft skill yang nantinya akan menjadi bekal berharga ketika kamu terjun ke dunia kerja.
2. Manajemen Waktu & Proyek
Mahasiswa yang aktif di organisasi secara otomatis dituntut untuk pandai mengatur waktu. Mereka harus mampu menyeimbangkan antara kegiatan organisasi dan kewajiban kuliah. Kebiasaan ini membuat mahasiswa lebih disiplin sekaligus terlatih dalam menentukan prioritas.
Selain itu, organisasi biasanya memiliki program kerja atau acara tertentu, sehingga mahasiswa akan terbiasa menyusun timeline, membagi tanggung jawab, hingga memastikan jalannya kegiatan sesuai dengan rencana.
3. Problem Solving di Situasi Nyata
Dalam organisasi, hampir tidak ada kegiatan yang benar-benar berjalan sempurna sesuai dengan rencana. Pasti selalu ada masalah dan kendala yang tiba-tiba muncul di tengah jalan sehingga membuat orang-orang yang terlibat harus cepat untuk mengambil keputusan dan solusi terbaik. Situasi tersebut akan membentuk skill problem solving dalam dirimu serta melatihmu menghadapi masalah nyata dengan keterbatasan waktu dan sumber daya.
4. Networking yang Luas
Bergabung dalam sebuah organisasi, tentu akan memperluas jaringan pertemanan dan relasi. Dengan mengikuti organisasi, kamu tidak hanya kenal dengan teman sejurusan, tapi juga senior, dosen, bahkan pihak eksternal seperti media atau komunitas. Jaringan ini akan menjadi asset penting setelah kamu lulus.
Contohnya seperti saat kamu membutuhkan informasi magang atau lowongan kerja. Jaringan yang kamu bangun selama organisasi bisa sangat membantu di dunia kerja.
5. Soft Skill yang Bernilai Tambah
Nilai akademin memang penting, tapi soft skill justru sering memberikan nilai plus dalam dirimu. Dari organisasi, kamu bisa membuktikan bahwa kamu mempunyai keterampilan komunikasi, adaptasi, kepemimpinan, serta kemampuan menghadapi tekanan. Soft skill memang tidak tercatat dalam angka IPK, tapi justru inilah yang sering dicari oleh perusahaan.
Artinya, jika kamu memiliki nilai akademik yang bagus sekaligus didukung oleh soft skill yang mumpuni, kamu akan terlihat lebih unggul dibandingkan kandidat lain dengan IPK sama namun minim pengalaman non-akademik.
6. Poin Plus di CV
Bagi perusahaan, seseorang yang mempunyai pengalaman organisasi biasanya dianggap lebih siap kerja. Selain itu, pengalaman organisasi juga memberi cerita nyata yang bisa kamu ceritakan saat wawancara jika perlu. Misalnya kerika kamu ditanya mengenai pengalaman memimpin tim atau menghadapi maslaah, kamu sudah mempunyai contoh dari pengalamanmu yang relevan. Hal ini jauh lebih kuat dibandingkan menjawab dengan teori.
Dari penjelasan di atas, bisa dikatakan bahwa pengalaman organisasi bukan hanya sekadar aktivitas tambahan di kampus, tapi merupakan bekal penting yang sangat berpengaruh saat di dunia kerja. Jadi, jangan ragu untuk ikut organisasi selama kuliah. Anggap saja sebagai investasi jangka panjang.
[Pranata Dewi Ratna Swari]






