Surabaya (beritajatim.com) – Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya resmi meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Bidang Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK). Sertifikat akreditasi tersebut ditandatangani pada 10 September 2025.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting sekaligus bukti komitmen Untag Surabaya dalam menjaga mutu pendidikan pascasarjana. Capaian tersebut juga sejalan dengan visi rektor yang menargetkan Untag sebagai universitas berstandar global.
Dekan FISIP Untag Surabaya, Prof. Dr. V. Rudy Handoko, M.S., menegaskan akreditasi ini adalah bentuk pengakuan terhadap kualitas yang dibangun oleh civitas akademika. “Kami tidak akan berhenti di sini. Target selanjutnya adalah meraih standar internasional,” ujarnya, Rabu (24/9/2025).
Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi, Prof. Dr. Drs. Teguh Priyo Sadono, M.Si., mengungkapkan bahwa perjalanan prodi yang berdiri pada 2022 ini tidaklah mudah. Setelah sempat ditolak dalam pengajuan sebelumnya, pada 2025 prodi akhirnya berhasil meraih akreditasi Unggul.
“Capaian ini adalah amanah dan tanggung jawab untuk mempertahankan keunggulan tersebut,” kata Teguh.
Ia menambahkan bahwa prodi memiliki komitmen untuk melahirkan lulusan berintegritas dan siap menghadapi tantangan komunikasi global.
Akreditasi ini juga tidak lepas dari dukungan kualitas sumber daya manusia (SDM). Prodi didukung oleh empat guru besar dan mayoritas dosen yang telah tersertifikasi. Salah satu dosen, Dr. Ayun Maduwinarti, M.P., bahkan tercatat meraih hibah matching fund sebanyak dua kali.
Proses asesmen lapangan dilaksanakan pada 29 Agustus 2025, dipimpin oleh dua asesor nasional, yakni Prof. Puji Lestari dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta dan Dr. Rd. Funny Mustikasari Elita dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Kegiatan ini juga dihadiri para pimpinan serta dosen Prodi Magister Ilmu Komunikasi Untag Surabaya. [ipl/beq]






