Mojokerto (beritajatim.com) – Dunia pendidikan di Kota Mojokerto digemparkan dengan kabar seorang siswi kelas 10 di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang diketahui melahirkan pada, Jumat (12/9/2025).
Pihak sekolah membenarkan informasi tersebut dan menyebut keluarga korban pun tidak menyangka dengan kejadian ini.
Kepala sekolah, AM mengku baru mengetahui kabar salah satu siswinya berinisial LG melahirkan pada, Senin (15/9/2025).
“Baru hari ini saya tahu. Kejadiannya hari Jumat, guru-guru juga sudah datang ke rumahnya. Anaknya memang baru masuk sekolah. Keluarganya sendiri kaget, tidak tahu kalau dia hamil,” ungkapnya.
LG baru dua bulan masuk di SMK tersebut. Kondisi kehamilannya sudah berjalan sejak ia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMP) Negeri di Kota Mojokerto.
Pihak keluarga yang mengetahui LG melahirkan di rumah juga shock dan atas permintaan keluarga, LG akhirnya mengundurkan diri dari sekolah.
“Iya mengundurkan diri. Selama dua bulan, tidak ada ciri-ciri yang terlihat. Dia melahirkan di rumah lalu dibawa ke rumah sakit. Untuk agenda screening kesehatan hari ini, tidak ada hubungannya dengan LG. Ini program rutin setiap awal tahun ajaran baru. Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Mojokerto untuk memeriksa kesehatan seluruh siswa,” tegasnya. [tin/ted]






