Kediri (beritajatim.com) – Pelatih Malut United FC, Hendri Susilo, mengakui timnya kehilangan fokus setelah kebobolan gol cepat Persik Kediri pada menit kedua babak pertama dalam laga pekan ke-5 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Jumat 12 September 2025.
Ia menilai start lamban membuat jalannya permainan tim tidak berkembang sesuai skema.
“Mulai permainan dengan sangat lambat akhirnya plain tidak berjalan karena kita terlalu cepat sudah kememasukan gol pada menit kedua. Dan itu mengubah skema permainan menjadi kurang tertata,” terangnya.
Meski begitu, Hendri menegaskan kondisi internal tim masih solid dan harmonis meski belum mampu meraih kemenangan dalam dua laga terakhir. Ia optimistis skuadnya akan segera menemukan bentuk permainan terbaik.
“Kita hanya belum dapatkan chemistry aja. Kita juga belum dapatkan 11 tim yang cocok. Kita masih ke arah situ. Mudah-mudahan ke depanya tim ini makin baik,” harapnya.
Dalam laga tersebut, Persik Kediri mengamankan kemenangan 2-1 melalui gol J.E. Rodriguez di menit ke-2 dan Imanol Garcia di menit ke-16. Malut United sempat memperkecil kedudukan lewat Gustavo Franca pada menit ke-60. Statistik mencatat penguasaan bola lebih banyak dikuasai tim tamu dengan 61 persen, sedangkan Persik hanya 39 persen.
Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Malut United setelah sebelumnya tumbang 0-2 dari PSIM Yogyakarta pada pekan ke-4. [nm/ted]






