Surabaya (beritajatim.com) – Tidak hanya Stadion Gelora Bung Tomo, izin penggunaan lapangan Thor dan Tambaksari untuk latihan tim Persebaya juga ditolak Pemkot Surabaya.
“Ada tambahan permasalahan lagi, kami diinformasikan bahwa izin menggunakan Thor dan Tambaksari untuk latihan ditolak, kami masih akan melakukan usaha lanjutan. Tapi belum tahu nanti jawabannya,” ungkap Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri.
“Terburuk ya kita latihan di kota tetangga atau lapangan di Surabaya lainnya. Mengingat nanti tanggal 10 Mei tim sudah mulai latihan,” imbuhnya.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/olahraga/11-pemain-bedol-tinggalkan-persebaya-siapa-menyusul/
Manajemen berharap sinergi dengan pemerintah kota dapat segera terealisasi untuk menyongsong musim depan. Agar persiapan tim dapat berjalan lancar sehingga dapat merealisasikan target juara musim 2023/2024.
“Ya kami berharap bisa menggunakan GBT dan berlatih di Surabaya. Saya sangat yakin Pak Eri mendukung Persebaya untuk berprestasi. Tapi saya gak tahu kalau komponen di bawahnya,” tandas Yahya.
Di tujuh bulan sebelumnya akhir musim kompetisi 2022/2023, Persebaya Surabaya juga sudah terusir dari kota Surabaya.Tim besutan Aji Santoso ini harus melakoni latihan harian dan pertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. (way/kun)






