Bojonegoro (beritajatim.com) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Pemkab Bojonegoro menghadirkan aplikasi e-Maos, sebuah terobosan yang mengubah gawai menjadi perpustakaan digital berisi lebih dari 2.000 buku gratis.
Kabid Perpustakaan Dispusip Bojonegoro, Titis Anganten Wiyanti mengungkapkan bahwa inovasi ini lahir sebagai jawaban atas pesatnya penggunaan ponsel pintar. Dunia literasi harus beradaptasi dengan kemajuan zaman.
“Digitalisasi perpustakaan adalah langkah strategis untuk menjangkau generasi sekarang,” ujarnya Jumat (5/9/2025).
Menurut Titis, saat ini sudah ada 328 pengguna terdaftar yang bisa memanfaatkan 2.281 buku digital untuk dibaca. Sementara itu, koleksi fisik perpustakaan juga terus berkembang dan telah mencapai 81.819 eksemplar pada tahun 2025.
Kehadiran e-Maos tidak hanya mempermudah akses informasi, tetapi juga diharapkan dapat mendongkrak literasi serta kualitas sumber daya manusia di Bojonegoro yang lebih unggul. “Siapa pun sekarang bisa mengakses referensi dengan mudah, cepat, dan gratis,” pungkasnya. [lus/but]






